Pantograf merupakan konstruksi berbentuk belah ketupat yang umumnya dipakai kereta api listrik, gunanya untuk mengalirkan listrik dari kabel ke motor listrik kereta api itu.
Ikhsan menyebut wacana pantograf untuk memudahkan pengisian baterai itu sudah dibicarakan dengan Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilustrasi rangkaian KRL Commuter Line. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal) |
Sejak 2013 Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sudah mengembangkan mobil listrik yang bisa dikemudikan sambil mengandalkan pantograf. Mobil listrik itu tidak punya baterai untuk menyimpan energi, daya didapat dari perangkat khusus berbentuk ketupat yang ada di atap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti dipasang di beberapa halte. Sehingga tidak usah berhenti terlalu lama, saat naikin dan turunin penumpang, itu bisa sekalian cas baterai," kata Ikhsan.
Baterai bus listrik Transjakarta dikatakan akan dibuat dengan kapasitas kecil. Tujuannya supaya durasi pengisian baterai tidak memakan waktu lama, namun bisa dilakukan setiap saat secara cepat.
Ia menambahkan model alat pengecasan seperti itu bakal diletakkan per dua stasiun dalam satu rute perjalanan Transjakarta.
"Mungkin tiap dua halte ada pantograf, nah di sana dia bisa ngecas. Mungkin sekitar tiga menit sambil naik turunkan penumpang," kata Ikhsan. (ryh/fea)
Ilustrasi r