Pengamat Bongkar Jurus Oppo 'Sikat' Samsung

CNN Indonesia | Jumat, 15/11/2019 15:59 WIB
Pengamat Bongkar Jurus Oppo 'Sikat' Samsung Ilustrasi (CNN Indonesia/Dini Nur Asih)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jurus yang dilancarkan Oppo untuk menyikat Samsung dari posisi jawara ponsel di Indonesia dibeberkan oleh Analis Pasar IDC Indonesia Risky Febrian. Menurut Risky, keberhasilan Oppo ditunjang oleh dominasi produk-produk ponsel kelas bawah dan menengah Oppo yang membanjiri pasar.

Dalam kesempatan berbeda, Risky sempat menjelaskan IDC membagi ponsel segmen bawah dengan rentang harga di bawah Rp2,69 juta. Sementara ponsel kelas menengah dilego di rentang harga Rp2,7-Rp5,4 juta.

"Untuk Oppo sendiri untuk kuartal ketiga, dia lumayan mendominasi untuk segmen low end dan mid range. Yang di low end itu cenderung seri A1 lalu yang di mid range (menengah) ada A5 dan A9," pungkas Risky saat dihubungi via sambungan telepon, Kamis (14/11).

Menurut catatan IDC pada kuartal 3 2019 (periode Juli-September), pengapalan ponsel Samsung di Indonesia berada di posisi tiga. Angka pengapalan Oppo bertengger di posisi satu dan Vivo berhasil menyalip di posisi dua.

Konsistensi Oppo menjalankan strategi untuk memenangkan pasar ponsel kelas menengah telah nampak dari kuartal sebelumnya.

Sebab, sejak kuartal dua Oppo sudah mengantongi pangsa pasar ponsel kelas menengah yang cukup signifikan. Saat itu, Risky menjelaskan cakupan retail offline Oppo yang luas menjadi penyebabnya.
Selain itu, peluncuran seri baru Oppo A1K juga ikut mendorong tingginya pengapalan produsen asal China ini.

Padahal pada kuartal dua 2019 (April-Juni), Samsung masih meraja dengan 26,9 persen pangsa pasar. Terpaut tipis dengan Oppo diposisi dua dengan presentase 21,5 persen. Vivo menyusul dengan 17 persen.

[Gambas:Video CNN]

Sementara di posisi empat ada Xiaomi yang bersaing sangat tipis dari Vivo (16,8 persen). Realme masuk dalam lima besar dengan 6,1 persen. Meski demikian posisi Realme terpaut jauh dari Xiaomi.

Saat itu, Risky mencatat keberhasilan Samsung merajai pasar didukung oleh kemunculan ponsel seri Galaxy A. Ponsel ini disebut IDC berhasil memperkuat posisi Samsung di ponsel segmen kelas menengah.



(din/eks)