Sering Kecelakaan, Global NCAP Saran Motor di RI Pakai ABS

fea, CNN Indonesia | Rabu, 20/11/2019 16:18 WIB
Sering Kecelakaan, Global NCAP Saran Motor di RI Pakai ABS Rem ABS pada Yamaha FreeGo 125 cc. (CNN Indonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga penilaian keselamatan kendaraan dunia, Global New Car Assessment Programme (Global NCAP), menyarankan ke pemerintah Indonesia mempertimbangkan penggunaan teknologi rem canggih, Antilock Braking System (ABS), pada sepeda motor. Hal ini dilakukan mengingat motor merupakan kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan lalu lintas di dalam negeri.

Global NCAP bekerja sama dengan afiliasinya ASEAN NCAP baru saja menggelar kampanye #StopTheCrash di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park in Bali pada Rabu (20/11). Kampanye ini menunjukkan melalui demonstrasi langsung penggunaan kecanggihan teknologi untuk menghindari kecelakaan.

Ada empat teknologi yang dipromosikan buat mobil, yaitu Electronic Stability Control (ESC), Autonomous Emergency Braking (AEB), dan Blind Spot Detection (BSD). Sedangkan khusus untuk motor adalah ABS.


Menurut Global NCAP, teknologi itu dapat menyelamatkan ribuan orang setiap tahun. Perserikatan Bangsa-Bangsa juga dikatakan telah mengembangkan standar internasional yang bisa membantu setiap negara di seluruh dunia menjadikannya mandat untuk keselamatan berkendara.

Global NCAP menyatakan mendorong pemerintah Indonesia menjadi panutan di kontingen Asia untuk kelengkapan keselamatan kendaraan.

"Kami akan sangat fokus pada teknologi yang membantu melindungi pengendara motor, sistem seperti Blind Spot Warning untuk pengemudi dan ABS buat pengendara. Ini adalah sistek keselamatan penting di Indonesia dan melalui regional Asia, di mana pengendara motor dan moped secara tidak proporsional terwakili dalam kecelakaan lalu lintas," ucap David Ward, President of Global NCAP and Chairman of the Stop The Crash Partnership.

Khairil Anwar bin Abu Kassim, Secretary General of ASEAN NCAP, menjelaskan, acara #StopTheCrash di Indonesia merupakan yang ketiga setelah dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 2016 dan Bangkok, Thailand pada 2017.

"Saat acara di Kuala Lumpur, pemerintah Malaysia mengumumkan mandatori pemasangan Electronic Stability Control di mobil baru pada Juni 2018. Kami berharap acara ini bisa menjadi katalis buat pemerintah Indonesia untuk menginsiasi upaya yang sama untuk keselamatan kendaraan di Republik Indonesia," ucap Anwar.

Di Indonesia, fitur ABS yang tersedia pada motor merupakan inisiatif produsen. Sebagian besar ABS ada pada motor jenis sport atau mesin 150 cc. Meski begitu diketahui, motor dengan mesin paling kecil yang dilengkapi ABS adalah Yamaha FreeGo dan Lexi, keduanya 125 cc.

[Gambas:Instagram] (fea)