Situs SSCN BKN Bakal Tak Bisa Diakses pada Selasa Dini Hari

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 24/11/2019 15:52 WIB
BKN mengumumkan kalau situs SSCN BKN bakal tak bisa diakses pada Selasa (26/11) dini hari. Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Situs SSCN BKN (Badan Kepegawaian Nasional bakal) yang digunakan untuk melakukan pendaftaran seleksi tes CPNS (calon pegawai negeri sipil) bakal tak bisa diakses pada Selasa (26/11) dini hari pukul 00.01-05.00. Situs ini tak bisa diakses lantaran akan dilakukan pemeliharaan sistem.

"Selama masa Scheduled Maintenance (pemeliharaan berkala) ini, portal SSCASN tidak dapat diakses," jelas Diah Palupi, Humas Badan Kepegawaian Negara seperti tertulis dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (24/11).

"Selasa 26/11/2019, jam 00-01 s/d 05.00 WIB, pelamar tidak bisa akses SSCASN itu karena ada maintenance (pemeliharaan), bukan down," lanjutnya.

Pendaftaran CPNS kian mendekati tenggat akhir. Sebanyak 68 kementerian dan lembaga tidak menutup waktu pendaftaran secara serentak. Batas akhir pendaftaran tersebar mulai hari ini (24/11) hingga Jumat (29/11).


Mengutip dari laman resmi Sistem Seleksi CPNS Nasional Badan Kepegawaian Negara (SSCN BKN), terdapat sejumlah kementerian dan lembaga yang menutup pendaftaran pada, Selasa (26/11), saat sistem BKN dilakukan pemeliharaan, yakni:

- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan
- Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN)
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA)

[Gambas:Video CNN]


Tiga lembaga juga akan menutup pendaftaran pada hari itu.

- Badan Koordinasi Penanaman Modal
- Badan Narkotika Nasional (BNN)
- Lembaga Ketahanan Nasional RI (Lemhanas).


Berdasarkan data Minggu (24/11) pukul 15:43 WIB sebanyak 2.761.464 peserta sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Para pelamar yang mendaftar lewat alamat situs sscn.bkn.go.id mayoritas mendaftar di Kementerian Hukum dan HAM.

Tercatat 486.821 orang mendaftar di Kemenhukham. Angka ini disusul oleh Kementerian Agama sebanyak 65.667 orang dan Kejaksaan Agung dengan 53.525 orang pendaftar.

Total terdapat 4.717.779 orang yang sudah membuat akun di situs tersebut. Lalu sudah mengisi formulir pendaftaran sebanyak 3.601.869 orang. Sementara yang sudah selesai melakukan pendaftaran sebanyak 2.761.464 orang. (eks)