Nissan Sediakan Komponen Datsun Sampai 10 Tahun Mendatang

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Senin, 25/11/2019 15:33 WIB
Nissan Sediakan Komponen Datsun Sampai 10 Tahun Mendatang Ada tiga model Datsun yang saat ini diproduksi di Indonesia, yaitu Go, Go+, dan Cross.. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nissan Motor Indonesia (NMI) akhirnya buka suara terkait penghentian produksi Datsun di daerah Karawang, Jawa Barat. Pabrik Nissan mulai berhenti memproduksi Datsun per Januari 2020.

Selama ini diketahui Nissan menjadi induk perusahaan Datsun di dalam negeri. Produksi mobil-mobil Datsun dilakukan di pabrik Nissan di kawasan Jawa Barat sejak 2014. Ada tiga model Datsun yang dipasarkan dan diproduksi di Indonesia, yaitu Go, Go+, dan Cross.

Head of Communication NMI Hana Maharani mengatakan pihaknya hanya akan menjual unit stok yang tersisa di sejumlah dealer di Indonesia.


"Iya seperti itu (Datsun nanti hanya jualan stok yang tersisa)," kata Hana saat dihubungi melalui pesan singkat, pada Senin (25/11).

Menurut Hana, NMI akan tetap bertanggungjawab terhadap seluruh konsumen Datsun. Layanan purnajual, garansi, hingga suku cadang tetap tersedia di bengkel resmi Datsun yang menyatu dengan Nissan.

Hana menambahkan suku cadang mobil-mobil Datsun bakal tersedia hingga 10 tahun mendatang.

"Layanan purna jual, service warranty tidak berubah di bengkel resmi kami akan tetap ada," ucap Hana.

Lebih lanjut, Hana menolak bicara lebih jauh mengenai alasan Nissan 'menyuntik mati' Datsun. Menurut dia masalah Datsun dan strategi bisnis perusahaan bakal diungkap pada kesempatan terpisah.

"Pokoknya kami itu akan selalu berkomitmen untuk pasar Indonesia. Jadi nanti ada sesi khusus selanjutnya membahas ini," ucap Hana.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebelumnya menyatakan bahwa Nissan resmi menghentikan produksi mobil Datsun di Indonesia awal tahun depan. Keputusan ini menurut pemerintah karena skala ekonomi Datsun tidak memenuhi target.

Jika terus mempertahankan memproduksi mobil Datsun, besar kemungkinan perusahaan bakal mengalami kerugian mendalam. Sebab peminat mobil Datsun di Indonesia terus mengecil.

Menurut Direktur Jenderal Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Harjanto untuk menggantikan Datsun, pabrik tersebut bakal dialihfungsikan untuk memproduksi mesin Livina-Mitsubishi Xpander hingga mobil bertenaga listrik. (ryh/mik)