Gandeng Produsen China, BMW Produksi Mobil Listrik 'Murah'

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Senin, 02/12/2019 04:50 WIB
Gandeng Produsen China, BMW Produksi Mobil Listrik 'Murah' Pemanufaktur otomotif Jerman, BMW pada Jumat (29/11) mengumumkan akan memproduksi mobil bertenaga listrik berukuran compact di pabriknya di China. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemanufaktur otomotif Jerman, BMW pada Jumat (29/11) mengumumkan akan memproduksi mobil bertenaga listrik berukuran compact di pabriknya di China. Pabrik berkapasitas produksi 160.000 mobil per tahun itu hasil kerja sama produsen otomotif China, Great Wall Motor (GWM).

Berdasarkan keterangan, pabrik yang menyerap 3.000 karyawan itu berdiri di Zhangjiagang, Provinsi Jiangsu. Menurut AFP, pembangunan pabrik tersebut dimulai 2020, dan selesai dibangun pada 2022.

Investasi yang disiapkan mencapai 650 juta euro, atau setara sekitar Rp10 triliun (1 euro= Rp15.541).


"Ini adalah strategi penting menuju masa depan mobil listrik berukuran kecil," kata perusahaan dalam pernyataan itu.

Great Wall Motor dikenal sebagai produsen sport utility vehicle (SUV) dan truk pikap. Selain itu, pabrikan juga memiliki model mobil listrik dengan merek Ora, yang diproduksi di Baoding, China.

BMW ingin mengikuti jejak GWM di China. Target BMW, mobil listrik berukuran compact pertama akan dipasarkan awal tahun depan.

BMW berharap kolaborasi dengan produsen mobil global lainnya mampu mempercepat peralihan dari kendaraan konvensional mesin pembakaran dalam (ICE) ke kendaraan listrik dan hibrida.

China bagi perusahaan dari negeri bavarian itu merupakan negara penting untuk mendongkrak penjualan mobil listrik BMW, kendati penjualan mobil di negeri tirai bambu China turun pada tahun lalu untuk pertama kalinya sejak 1990an yang disebut imbas dari ketegangan perdagangan AS-China.

Di seluruh dunia, BMW telah menargetkan penjualan lebih dari satu juta kendaraan listrik dan hibrida plug-in pada akhir 2021.

Selain BMW, produsen otomotif yang mengincar pasar China adalah Tesla yang membangun pabrik di Shanghai. Pabrikan asal Amerika Serikat itu menargetkan produksi lebih dari 500.000 mobil listrik per tahun di China.

[Gambas:Video CNN] (mik/mik)