Konsep Swap Baterai Motor Listrik Disebut Mirip Tabung Elpiji

fea, CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 10:50 WIB
Konsep Swap Baterai Motor Listrik Disebut Mirip Tabung Elpiji Sepeda motor Selis. (CNN Indonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Produsen sepeda listrik merek Selis, Juara Bike, mengungkap salah satu strategi mereka  mengembangkan bisnis motor listrik. Pemilik Juara Bike, Tjoa King Hoa atau Darma, mengatakan, salah satu kuncinya adalah keberhasilan sistem tukar (swap) baterai.

Ada banyak tantangan motor listrik di dalam negeri, termasuk soal lama pengecasan baterai yang tidak secepat motor konvensional isi bensin. Hal ini dipercaya bakal menyulitkan penerimaan masyarakat sebab itu dibutuhkan solusi.

Produsen Motor Listrik, Emiten ke-39 Jual Saham Perdana 2019
Sistem tukar baterai motor listrik sedang dikaji untuk memudahkan pengendara motor listrik melanjutkan perjalanan hingga mirip isi bensin. Sistem ini memungkinkan sebab ukuran baterai motor listrik kecil dan bisa dibongkar pasang.


"Kuncinya motor listrik kan di baterai swap-nya, siapapun, negara mana pun yang bisa baterai swap pasti sukses di motor listriknya," kata Darma beberapa waktu lalu.

Menurut Darma konsep sistem tukar baterai mirip penggunaan tabung gas elpiji yang begitu habis tinggal diganti. Sistem ini juga dinilai bakalan mudah diterima bila baterai tersedia di banyak lokasi, misalnya di toko kelontong.

"Kalau di motor listrik dia ada baterai swap kan dia tinggal tukar. Artinya, misal setiap convenience store, Alfamart atau Indomaret, dia menyediakan baterai swap, itu [jadi] populer banget," ucap Darma.

Dia juga mengungkap biar memudahkan konsumen tukar baterai ada cara langganan, yakni konsumen membayar sejumlah uang agar bisa mengganti baterai di mana saja dan kapan saja selama periode tertentu.

"Misalnya sekarang untuk baterai swap ini sebulan membership-nya hanya Rp 250rb. Daripada sekarang beli bensin, mesti maintenance untuk mesinnya. dengan hanya Rp 250 ribu bebas saja pakai. Kalau dia [energi baterai] habis tinggal cek di aplikasi, di mana ada baterai swap, tinggal tukar saja," jelas Darma.

Buat mewujudkan sistem itu, Darma juga menyebut baterai yang disediakan produsen semestinya jenis lithium-ion. Juara Bike yang berdiri sejak 2011 disebut selama ini memproduksi sepeda listrik dan motor listrik dengan baterai jenis lain, yakni lead acid.

Darma mengungkap Juara Bike sedang mengembangkan motor baru dengan baterai lithium-ion. Motor baru itu rencananya bakal dijual mulai 2020.

Sistem tukar baterai sebenarnya sudah dibicarakan lebih dulu oleh produsen motor listrik Gesits Technologies Indo bersama Pertamina. Namun hingga motor listrik Gesits diluncurkan pada Juli sistem itu belum terlaksana. (fea)