Kunjungan Choi ke Indonesia dalam rangka kerja sama dengan Grab untuk mewujudkan armada taksi berbasis online di Indonesia melalui suntik dana Hyundai dan Kia untuk Grab sebesar US$250 juta atau sekitar Rp3,7 triliun pada 2018.
Unit taksi online yang dikerjasamakan adalah Hyundai Ioniq.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan Hyundai sebenarnya banyak memproduksi mobil listrik tapi kamu akan membuat mobil listrik yang suitable atau cocok dengan pasar Indonesia, jadi sekarang kami masih dalam rencana," kata Choi di Jakarta pada pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saat ini memang baru sebatas kerja sama dengan Grab, so kami masih fokus di situ dahulu," katanya.
Dijelaskan Choi pihaknya masih studi untuk menjual dan memproduksi mobil listrik di Indonesia.
"Pokoknya itu (mobil listrik Hyundai) dalam waktu dekat," ucap Choi.
Dikabarkan sebelumnya bahwa investasi Hyundai Motor Company (HMC) mencapai Rp21,8 triliun menggunakan skema Penanaman Modal Asing (PMA). Investasi itu menghasilkan perusahaan baru Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) mulai tahun ini hingga 2030.
[Gambas:Video CNN] (ryh/ryh/mik)