Facebook Buat Sistem Operasi untuk Dukung 'Augmented Reality'

CNN Indonesia | Senin, 23/12/2019 05:11 WIB
Facebook Buat Sistem Operasi untuk Dukung 'Augmented Reality' Ilustrasi Facebook. (AP Photo/Tony Avelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook sedang membangun sistem operasi mandiri. Artinya, seluruh layanan Facebook tidak akan bergantung kepada sistem operasi buatan Apple (iOS) atau Google (Android).

Dilansir dari Indian Express, Facebook akan membangun sistem operasi dari awal. Sementara aplikasi Facebook dipastikan akan tetap berada di Android.

Dikabarkan, sistem operasi ini akan fokus mendukung teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) milik Facebook.


"Kami pikir tidak dapat mempercayai pasar atau pesaing untuk memastikan hal itu terjadi. Jadi kita akan melakukannya sendiri," ujar Facebook's VP of Hardware, Andrew Bosworth.

Facebook selama bertahun-tahun telah mencari cara untuk mengurangi ketergantungan dengan sistem operasi buatan Apple dan Google. Jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini sebelumnya mencoba membuat ponsel dan mengembangkan untuk perangkat HTC, tapi kedua ambisi itu gagal.

Facebook juga sebelumnya memiliki rencana darurat Project Oxygen. Proyek ini merupakan langkah preventif seandainya aplikasi Facebook diblokir atau tidak dapat diakses dari Google Play Store. Proyek ini memastikan pengguna bisa mendapatkan aplikasi Facebook di tempat lain.

Teknologi AR

Beberapa pemimpin industri teknologi, termasuk Chief Executive Officer Facebook Mark Zuckerberg, percaya bahwa kacamata AR suatu hari dapat menggantikan ponsel.

[Gambas:Video CNN]

Kacamata AR diprediksi akan menggantikan ponsel sebagai cara utama konsumen untuk terhubung ke internet. Oleh karena itu, Facebook yang berbasis di Menlo Park, California, AS, ini ingin memiliki kontrol lebih besar terhadap perangkat lunak yang beroperasi pada kacamata AR. 

Dilansir dari TechCrunch apabila Facebook bisa lebih bebas berkreasi dalam perangkat AR maupun VR. Keberadaan OS ciptaan Facebook tak perlu lagi menyesuaikan keinginan Google ketika kedua perusahaan tidak sepakat.

Facebook memberi tahu TechCrunch bahwa fokus pembangunan OS untuk mendukung hal-hal yang dibutuhkan pengembangan kacamata AR. Facebook juga saat ini mencari mitra untuk membangun OS untuk AR.

(DAL)