"Fase cincin pada GMC adalah wilayah yang dilalui oleh bayangan antumbra yaitu perpanjangan proyeksi umbra [bayangan utama] di mana Bulan tepat berada di depan Matahari tetapi piringannya tampak lebih kecil, tidak menutupi piringan Matahari," tulis Widya melalui artikel yang diunggah di laman resmi Planetarium Jakarta.
Sementara Gerhana Matahari Sebagian atau Parsial yang diamati di Jabodetabek adalah wilayah yang dilalui penumbra. Maka tampak piringan Bulan hanya menutupi sebagian piringan Matahari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini ada dua lokasi pengamatan Gerhana Matahari Sebagian di Jakarta yaitu di Planetarium Jakarta dan Gedung Pusat Peragaan IPTEK Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
[Gambas:Video CNN]
Sub Divisi Program Pendidikan Kemristek Sri Wahyu Cahyaningsih mengatakan puncak GMS di Jakarta mulai pukul 12.36 WIB sedangkan fase awal gerhana telah terjadi pukul 10.42 WIB.
"Khusus hari ini kita buka di atas gedung [Pusat Peragaan IPTEK TMII] untuk pengunjung. Kegiatan gratis tetapi pengunjung hanya perlu bayar Rp16,500 supaya bisa masuk gedung," kata Sri kepada awak media di Gedung PP IPTEK TMII, Jakarta, Kamis (26/12).
"Fase awal gerhana pukul 10.42 WIB kemudian nanti puncaknya kalau di Jakarta 12.36 WIB kemudian selesainya itu 14.23 WIB," sambungnya.