GrabFood Permudah Penjual Pasarkan Martabak di Medan

Grab, CNN Indonesia | Senin, 13/01/2020 14:48 WIB
GrabFood Permudah Penjual Pasarkan Martabak di Medan Ilustrasi. (Foto: Kiky Makkiah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Memiliki usaha kuliner di Indonesia itu gampang-gampang susah. Terlebih jika yang dijual adalah jenis makanan yang banyak pesaingnya, seperti martabak. Pemilik Martabak Yurich asal Medan, Hally Luis mengaku sebagai pedagang martabak ia tak serta merta menjual penganan manis itu seperti penjaja lainnya.

Pria berkacamata itu sempat berpikir untuk memiliki servis pengantaran sendiri demi menjaga kualitas makanan selamat sampai ke tangan pelanggan.

"Pada saat baru buka, kendala kita adalah bagaimana kita connect kepada customer, terutama yang jauh dari toko. Kita berpikir awalnya mau buat delivery sendiri, tapi ribetnya adalah armada yang harus disiapkan itu berapa banyak," ujar Hally mengutip akun media sosial Grab Indonesia, Senin (13/1).


Karena ia menyadari bahwa saat itu belum mampu menambah kurir, ia memilih cara lain yang menurutnya lebih menguntungkan dari sisi pedagang (merchant) maupun konsumen.

"Sampai akhirnya saya memutuskan mendaftarkan kedai Yurich ke GrabFood. Grab sangat membantu kita connect kepada customer," kenangnya.

Di sisi lain, Hally mengungkapkan alasannya memilih martabak sebagai menu utama di kedainya saat ini.

"Martabak itu kan kue khas Indonesia. Saya punya passion bagaimana kue Indonesia ini bisa bersaing dengan kue-kue dari negara lain," ujar Hally.

Hally mengaku menerapkan standar ketat pada martabaknya untuk mendapatkan cita rasa martabak yang nikmat sekaligus otentik. Pria berkacamata itu menegaskan bahan yang digunakan sudah terjamin kualitasnya dan dibuatnya sendiri.

"Keunikan Yurich itu kita beda dari yang lain. Dari sisi adonan, topping, kita semua banyak yang homemade dan bahan-bahan yang kita pakai adalah bahan-bahan impor berkualitas. Kita olah semua bahan baku, karena semua bahan baku tanpa pengawet, jadi kita olah setiap hari."

"Kita selalu membuat pembeda Yurich dengan yang lain. Di Yurich ini ada SOP, suhu masaknya wajib berapa, airnya kita tes PH-nya, takaran toppingnya juga kita timbang semuanya, dan potongannya. Semua SOP-nya ada," ujar Hally.

Tak heran jika banyak sekali pelanggan yang berkunjung ke kedai Martabak Yurich. Sebab Hally dan para karyawannya menerapkan disiplin dalam mengolah, memasak, hingga penjualannya.

"Jadi dipastikan semua martabak yang diterima pelanggan kualitasnya sama," pungkasnya. (fef)