Misalnya pemilik lahan parkir di wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Fathahilah. Dia mengatakan biaya per bulan parkir mobil di lahannya Rp400 ribu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang penuh, ada 18 yang langganan," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak pakai security gitu sih, ya seperti ini saja. Mereka bisa buka sendiri pagarnya kalau mau masukin atau keluarin mobil," ucapnya.
Penyewaan lahan parkir di Depok. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP) |
Tidak jauh dari lokasi Fathahilah, tempat sewa parkir lainnya juga memberi harga per unit mobil Rp400 ribu per bulan. Namun di lokasi ini ada fasilitas tambahan yakni petugas jaga keamanan 24 jam.
Penjaga area parkir yang bernama Kurdi mengatakan tempatnya itu mampu menampung 30 mobil dan semuanya sudah mendapat fasilitas atap yang kerangkanya terbuat dari baja ringan.
"Tapi sekarang sudah penuh, ini saja ada beberapa mobil yang tidak kebagian pakai atap. Terus di sini dijagain 24 jam," kata Kurdi.
Selain itu Kurdi mengatakan lahan parkir tersebut juga memberi fasilitas air gratis buat para penyewa yang ingin mencuci mobil sendiri.
"Tapi kalau mau dicuciin bayar Rp30 ribu. Di sini juga ada montir, kalau mobil rusak bisa langsung dibetulin. Terima servis juga. Kalau yang punya lahan sih ini ada orang Jakarta, daerah Kebayoran," kata Kurdi.
Parkir Dekat Stasiun Kereta Api
Selain sewa lahan parkir di pemukiman warga, ada pilihan lain yaitu di area dekat stasiun kereta. Namun harga yang ditawarkan terbilang mahal, lantaran belum keistimewaan seperti skema langganan.
Tarif per malam di tempat itu Rp45 ribu seperti di Gedung Parkir Cahaya Bersaudara dekat dengan Stasiun Depok Baru. Artinya jika digunakan dalam sebulan setidaknya kita harus merogoh kocek Rp1,35 juta. (fea)
Penyewaan lahan parkir di Depok. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)