Elon Musk: Misi Berawak SpaceX ke Luar Angkasa April 2020

CNN Indonesia | Selasa, 21/01/2020 13:30 WIB
Elon Musk: Misi Berawak SpaceX ke Luar Angkasa April 2020 Ilustrasi SpaceX Elon Musk. (AP Photo/John Raoux)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendiri SpaceX Elon Musk menyatakan perusahaanya bakal mengirim astronot NASA ke luar angkasa pada bulan April dan Juni tahun 2020. Rencana itu merupakan bagian dari misi berjuluk Demo-2 yang bertujuan mengirim dua astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama beberapa hari.

Melansir The Next Web, Musk mengatakan SpaceX berharap roket dan pesawat untuk misi tersebut siap pada akhir kuartal pertama.

"Kami sangat yakin bahwa perangkat (Demo-2) akan siap pada kuartal pertama. Kemungkinan besar pada akhir Februari, tetapi paling lambat Maret," ujar Musk.


"Dan kami pikir kemungkinan peluncuran perdana akan terjadi pada kuartal kedua," ujarnya.


Administrator badan antariksa, Jim Bridenstine menyampaikan NASA berencana mempertahankan keberadaan astronotnya di ISS dalam waktu yang lebih lama dari semula hanya beberapa minggu saja.

Dia berkata perubahan rencana itu membuat kru membutuhkan beberapa pelatihan tambahan.

"Jika durasi menjadi lebih lama, kami harus memberikan beberapa pelatihan tambahan bagi para astronot agar benar-benar siap melakukan berbagai hal di ISS," ujar Bridenstine.

Bob Behnken dan Dough Hurley, dua astronot yang akan melakukan perjalanan ke ISS mengaku antusias melihat semua berjalan sesuai dengan rencana.

[Gambas:Video CNN]

NASA diketahui telah membayar SpaceX sebesar US$3,1 miliar untuk mengembangkan kapsul Crew Dragon pada 2014. Begitu misi itu terealisasi, NASA akan membayar SpaceX sekitar US$55 juta per astronot untuk menuju ISS.

Pada tahun 2011, NASA pernah menghentikan program ulang aliknya dan memilih mengandalkan badan-badan antariksa negara-negara lain, seperti Rusia untuk mengirim astronot mereka di luar angkasa.

Jika misi yang dilakukan SpaceX berhasil, NASA akan lebih sedikit bergantung pada negara lain dan  bisa menghemat uang untuk peluncuran di masa depan.


Melansir Eurasia Review, NASA dan SpaceX telah menyelesaikan uji coba peluncuran pesawat ruang angkasa Crew Dragon dan roket Falcon 9 pada Minggu (19/1). Uji coba itu merupakan yang terakhir sebelum memulai misi membawa dua astronot NASA ke ISS.

Uji coba yang dilakukan di Kennedy Space Center NASA, Florida, itu dilakukan dalam rangka memperlihatkan kemampuan pesawat ruang angkasa yang nantinya digunakan untuk misi Demo-2 berpisah dengan roket jika terjadi keadaan darurat.

"Kami sangat senang dengan kemajuan yang dibuat Program Kru Komersial NASA dan menantikan tonggak sejarah berikutnya untuk Crew Dragon," ucap Bridenstine. (jps/DAL)