Edukasi dan Fitur

Fitur Keselamatan Mobil Dunia Sejak Sabuk Pengaman 1959

CNN Indonesia | Selasa, 21/01/2020 00:36 WIB
Fitur Keselamatan Mobil Dunia Sejak Sabuk Pengaman 1959 Sabuk Pengaman. (THOMAS SAMSON / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fitur keselamatan pada mobil sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun silam. Para insinyur otomotif terus bekerja meningkatkan standar keamanan untuk keselamatan sejak 1959 yang ditandai peranti keselamatan sabuk pengaman.

Berikut perkembangan perangkat keselamatan mobil di dunia dikutip dari Auto Express.

1959 - Sabuk Pengaman


Volvo merupakan produsen yang memperkenalkan pertama kali sabuk pengaman tiga titik. Sabuk pengaman tiga titik dinilai paling aman karena dapat menahan badan agar tidak terlempar sesaat terjadi tumbukan.

Fitur keselamatan itu efektif dan terus digunakan hingga sekarang oleh semua produsen mobil.

1960 - Dasbor empuk

Inovasi Volvo yang lain yaitu mendesain dasbor empuk sebagai upaya mengurangi cedera wajah dan dada akibat tabrakan.

1966 - Antilock Braking System (ABS)

Jensen FF menjadi mobil produksi pertama dengan fitur ABS yang pada dasarnya mengadopsi teknologi pesawat.


1968 - Headrest

Volvo juga menjadi perusahaan otomotif yang menciptakan headrest untuk melindungi cedera leher ketika tabrakan sekaligus melindungi kepala dari hantaman belakang. Headrest terletak di jok bagian atas.

1978 - ABS Elektronik

Mercedes-Benz menyempurnakan desain ABS konvensional dengan sistem elektronik pada model sedan S-Class.

1981 - Airbag pengemudi

Produsen Amerika Serikat mulai menjual mobil dengan Airbag pada era 1970-an, meski begitu Mercedes-Benz yang pertama kali menjual sistem airbag yaitu Supplemental Restraint System (SRS).

1991 - Pelindung Samping

Volvo menciptakan palang pada bagian samping mobil yang posisinya ada di pintu. Palang itu membuat mengurangi cedera pengemudi dan penumpang saat mengalami tabrakan dari samping.

1994 - Airbag Samping

Sekali lagi Volvo kembali membuat terobosan keselamatan pada model mobilnya dengan memperkenalkan airbag pada sisi jok untuk membantu melindungi penumpang dari tabrakan samping.



1995 - Electronic Stability Control (ESC)

Mercedes-Benz bekerjasama dengan Bosch membuat fitur ESC dan ditanamkan pada sedan S-Class. Fitur ini memudahkan pengemudi mengendalikan roda kemudi.

1996 - Airbag Lutut

Kia menambahkan airbag lutut pertama ke Sport Utility Vehicle (SUV) Sportage.

2005 - Lane Departure Warning

Fitur ini pertama kali muncul di Eropa pada mobil Citroen C4, C5, dan C6. Fitur ini memberi peringatan kepada pengemudi ketika mobil mereka bergerak keluar dari jalur.

2005 - Pop-up Kap Mesin

Dikembangkan untuk menurunkan risiko cedera bagi pejalan kaki ketika ditabrak mobil. Sistem membuat kap mesin lebih lunak untuk mengurangi cedera pejalan kaki bila tertabrak dan terlempar ke atasnya. Kap mesin seperti itu pertama tersedia di Jaguar XK dan Citroen C6.


2007 - Pemantauan Blind Spot

Sedan saloon Volvo S80 pertama kali memiliki sistem peringatan terkait blind spot atau titik buta pengemudi.

2008 - Pengereman Otonom

Volvo XC60 menjadi yang pertama dilengkapi sistem pengereman otonom untuk memperingati pengemudi jika 'lupa' menginjak rem'. Sistem komputer akan mengambil alih pengereman guna mencegah kecelakaan.

2015 - Pendeteksi Pejalan Kaki Saat Gelap dan Penghalang di Jalan

Teknologi ini pertama ada di Volvo XC90. Sistem bekerja mendeteksi orang di sekitar jalanan saat gelap. Sistem juga akan bekerja memberi peringatan ketika roda kemudi mengarah ke jalan yang ada penghalangnya.

2018 - Car2Car dan Car2Infrastructure

Sistem itu lahir pada 2018. Sistem ini membuat mobil memberi tanda bila jalan yang dilalui licin atau terdapat gangguan. Sistem juga dapat memberi tau terkait lamanya lampu lalu lintas dari merah berubah jadi hijau. (ryh/fea)