"Merakit lokal itu tergantung ekonomi of scale, volume, penjualan, makin banyak penjualan juga nggak bagus kalo kami impor terus, mau tidak mau pasti kami juga harus ngerakit di sini. Jadi ya tergantung penjualan ke depan," kata Marketing & Development Division Head KIA Ario Soerjo di sela-sela peluncuran Seltos di Jakarta, Senin (20/1).
Menurut Suryo perusahaan terus memperhitungkan dengan matang untuk merakit Kia di dalam negeri. Bila ada potensi dirakit di Indonesia, besar kemungkinan bisa menggunakan pabrik perakitan Indomobil atau anak usahanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, anak perusahaan di bawah Indomobil Group yang memiliki pabrik, yaitu Nissan, Hino, Suzuki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Beberapa waktu lalu Hyundai Motor Company (HMC) menanamkan investasi mencapai Rp21,8 triliun untuk membangun pabrik perakitan mobil dengan menggunakan skema Penanaman Modal Asing (PMA).
Masuknya HMC ke Indonesia sekaligus mengumumkan perusahaan baru, yaitu Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) mulai tahun ini hingga 2030.
Jauh sebelum rencana Hyundai merakit mobil di Indonesia, Kia pernah dirakit di PT National Assemblers, Pulo Gadung beberapa waktu silam. Namun perakitan Kia di Tanah Air dihentikan imbas kerja sama Korea dan Asean yang berujung impor CBU dari Korea ke Indonesia lebih 'murah'.
"Saya bukan di posisi untuk menjelaskan soal itu," ucap Jusak singkat. (ryh/mik)