Menurut keterangan rilis BMKG yang diterima CNNIndonesia.com, wilayah di Bogor yang akan dilanda turun hujan lebat antara lain:
1. Bogor: Ciomas, Tamansari, Tenjolaya, Dramaga, Cileungsi, Gunungsindur, Parung, Ciseeng, Rumpin, Cigudeg, Jasinga, Sukajaya, Leuwisadeng, Nanggung, Klapanunggal, Jonggol, Bojonggede, Cibinong, Tajurhalang, Citeureup, Babakanmadang, Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cigombong, Cijeruk, Pamijahan, Ciampea, Cibungbulang, Sukaraja, Sukamakmur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut menurut BMKG, secara umum masih berpotensi hujan ringan hingga lebat di wilayah Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Bandung pada malam hari.
Sebab, massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di sebagian Maluku dan Papua Barat.
[Gambas:Video CNN]
Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di wilayah Pesisir Barat Aceh hingga Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.
BMKG juga memperingatkan mulai 12-14 Februari 2020, ada potensi gelombang setinggi 1,25-6 meter di sejumlah perairan Indonesia.
Berdasarkan pantauan BMKG, terdapat Sirkulasi Siklonik di Samudera Hindia barat Kep.Mentawai dan Selatan Banten. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Timur Laut-Timur dengan kecepatan 5-25 knot sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan 5-25 Knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Arafuru, Perairan P. Yos Sudarso-Merauke. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
Lihat juga:Banjir Rendam Ratusan Rumah di Pasaman Barat |