Galaxy S20 hadir dengan tiga varian, yaitu Galaxy S20, S20 plus, dan S20 Ultra. Penjualan perdana akan diadakan pada 6 Maret 2020.
Samsung Galaxy S20 yang masuk ke Indonesia tak menggunakan chipset besutan Qualcomm. Alih-alih menggunakan Snapdragon 865, Galaxy S20 bakal chipset Exynos 990.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teknologi Hybrid Optic Zoom pada seri Galaxy S20 memastikan pengguna dapat mengambil gambar dari kejauhan. Teknologi memberikan nilai tambah kepada pengguna dibandingkan dengan teknologi Optical Zoom yang sebelumnya.
Berkat teknologi terbaru ini, Galaxy S20 dan S20+ dapat melakukan 3x Hybrid Optic Zoom, sedangkan Galaxy S20 Ultra dapat melakukan lebih jauh lagi, yaitu 10x Hybrid Optic Zoom.
Versi termahal Galaxy S20 memiliki fitur unggulan kamera 108 megapixel (MP). (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick) |
Untuk mendapatkan 100x zoom, Galaxy S20 Ultra menggunakan lensa lipat dan sensor beresolusi tinggi.
Teknologi lensa lipat dapat melakukan hingga 10x Optic Zoom, sementara teknologi Super Zoom memberikan 10x zoom tambahan dengan kecerdasan buatan (AI Multiframe Processing) untuk mengurangi guncangan tangan dan berkurangnya kualitas gambar pada zoom level tinggi.
Galaxy S20 Ultra memanfaatkan lensa zoom lipat untuk dapat menambah kapabilitas zoom yang lebih jauh. Lensa lipat tersebut diletakkan dengan posisi mendatar di bagian bawah kamera ponsel.
"Kami membawa inovasi yang mengubah cara Anda melihat dunia, dengan kualitas foto yang mampu menangkap dengan zoom 100x. Video juga menjadi lebih atraktif dengan kemampuan 8K," ujar President of Samsung Electronics Indonesia, Jaehoon Kwon, dalam acara peluncuran di Jakarta.
Teknologi ini sangat mirip seperti halnya kamera periscope bekerja. Dengan memotong tinggi dan lebar kamera, Samsung dapat menghasilkan kemampuan zoom yang luar biasa.
Samsung Galaxy S20 di Indonesia bakal dibanderol seharga Rp13 juta. Sementara seri yang lebih tinggi, Galaxy S20+ ditawarkan dengan harga Rp14,5 juta dan seri teratas Galaxy S20 Ultra dijual dengan harga Rp18,5 juta.
[Gambas:Video CNN]
Galaxy Z Flip Dibanderol Rp 21,9 juta.
Galaxy Z Flip memiliki layar Amoled sebesar 6,7 inci ketika tidak dilipat atau lebih besar dari Galaxy S10 Plus dan Note 10 Plus. Layar yang lebih panjang dari ponsel kebanyakan ini disebut Samsung untuk memenuhi permintaan konsumen yang memiliki kebutuhan hiburan hingga untuk membuat konten video.
Galaxy Z Flip menghadirkan Flex Mode yang memungkinkan perangkat untuk dibuka fleksibel layarnya laptop. Galaxy Z Flip masih bisa digunakan meski dibuka dalam posisi 90 derajat.
"Galaxy Z Flip memiliki desain cantik baik saat ditutup maupun dibuka. Kami juga menghadirkan Flex Mode yang memungkinkan perangkat untuk dibuka fleksibel layarnya laptop," kata IT & Mobile Vice President Samsung Indonesia, Bernard Ang.
Dengan demikian, pengguna bisa membuka dua aplikasi berbeda secara bersamaan pada layar yang vertikal dan horizontal. Pengguna dengan mudah dapat melihat gambar, konten, atau video pada layar bagian atas dan mengaturnya melalui layar bagian bawah. Akan tetapi , tak semua aplikasi bisa memanfaatkan mode ini.
Layar lipat ponsel ini berkat teknologi Ultra Thin Glass (UTG) besutan Samsung. Teknologi UTG merupakan tempered glass yang sangat tipis yang bisa ditekuk. Layar ini punya ketebalan 30 mikron meter.
| Spesifikasi | Samsung S20 | Samsung S20 Plus | Samsung S20 Ultra |
| Layar | 6.2-inch Quad HD+ Dynamic AMOLED 2X Infinity-O Display (3200X1440) HDR10+ certified 120Hz display support | 6.7-inch Quad HD+ Dynamic AMOLED 2X Infinity-O Display (3200X1440) HDR10+ certified 120Hz display support | 6.9-inch Quad HD+ Dynamic AMOLED 2X Infinity-O Display (3200X1440) HDR10+ certified 120Hz display support |
| Kamera | [Front camera] 10MP, Dual Pixel AF, F2.2(80 ̊) [Rear camera] Triple camera Ultra Wide: *12MP, F2.2(120 ̊) Wide-angle: *12MP, F1.8(79 ̊) Super Speed Dual Pixel AF, OIS Telephoto: *64MP, PDAF F2.0(76 ̊), OIS | [Front camera] 10MP, Dual Pixel AF, F2.2(80˚) [Rear camera] Quad camera Ultra Wide: *12MP, F2.2(120˚) Wide-angle: *12MP, F1.8(79˚) Super Speed Dual Pixel AF, OIS Telephoto: *64MP, PDAF, F2.0(76˚), OIS DepthVision Camera | [Front camera] 40MP, PDAF, F2.2(80 ̊) [Rear camera] Quad camera Ultra Wide: *12MP, F2.2(120 ̊) Wide-angle: *108MP, F1.8(79 ̊) PDAF, OIS Telephoto: **48MP, PDAF, F3.5(24 ̊), OIS DepthVision Camera |
| Memori | 8GB RAM (LPDDR5) with 128GB internal storage | 8GB RAM (LPDDR5) with 128GB internal storage | 16GB RAM (LPDDR5) with 512GB internal storage 12GB RAM (LPDDR5) with 256GB internal storage 12GB RAM (LPDDR5) with 128GB internal storage |
| Sistem Operasi | Android 10 | ||
| Sensor | Ultrasonic Fingerprint sensor, Accelerometer, Barometer, Gyro sensor, Geomagnetic sensor, Hall sensor, Proximity sensor, RGB Light sensor | ||
| Fitur Lain | Lock type: pattern, PIN, password Biometric lock type: Fingerprint sensor, Face recognition NFC |
| Spesifikasi | Samsung Galaxy Z Flip |
| Chipset | Snapdragon 855 Plus |
| Layar | Layar deapn: 6.7" FHD+ Dynamic AMOLED Display(21.9:9) Infinity Flex Display 2636 x 1080 425ppi Layar belakang: 1.1" Super AMOLED Display 300 x 112 303ppi |
| Kamera | Kamera depan: 10MP Selfie Camera: F2.4 Pixel size: 1.22μm FOV: 80˚ Kamera belakang; dua 12MP Ultra Wide Camera: F2.2 Pixel size: 1.12μm FOV: 123˚ 12MP Wide-angle Camera: Super Speed Dual Pixel AF, OIS, F1.8 Pixel size: 1.4μm FOV: 78˚ OIS for Rear Wide-angle Camera (Optical Image Stabilization) Up to 8x digital zoom HDR10+ recording Tracking AF |
| Memori | 256GB 8GB RAM |
| Sistem Operasi | Sistem Operasi |
| Sensor | Capacitive Fingerprint sensor (side), Accelerometer, Barometer, Gyro sensor, Geomagnetic sensor, Hall sensor (digital, analog), Proximity sensor, RGB Light sensor |
| Fitur Lain | Mode pengamanan perangkat: pattern, PIN, password Biometric mode: Fingerprint sensor, Face recognition |
| Baterai | 3,300 mAh (typical) dual battery |
| Harga | Rp21.888.000 |
Versi termahal Galaxy S20 memiliki fitur unggulan kamera 108 megapixel (MP). (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)