Wabah yang telah menewaskan lebih dari 3.000 orang itu telah diprediksi mengganggu rantai pasokan otomotif global. China merupakan lokasi banyak pabrik otomotif yang terpukul efek Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di China sudah ada yang melakukan produksi. Jadi saya kira dalam waktu dekat, tiga sampai empat bulan bisa kembali normal," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nangoi juga tidak memaparkan merek mana saja yang mengalami krisis komponen akibat kekurangan pasokan dari China.
[Gambas:Video CNN]
Berdasarkan penjelasan Nangoi tidak semua komponen China langsung dikirim ke Indonesia. Ada juga komponen China yang terlebih dahulu diolah di negara lain, setelah itu dikirim ke Tanah Air.
"Total tidak bisa tahu persis karena terus terang ada yang direct dan indirect, jadi beberapa komponen Jepang ada yang disuplai dari China," kata Nangoi.
Lebih lanjut Nangoi optimistis industri otomotif nasional tidak mengalami kendala.
"Kami yakin komponen masih tersedia tiga sampai empat bulan. Harusnya sudah kembali normal tiga atau empat bulan, China juga sudah mulai recovery," kata Nangoi.
Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
