Pasar Mobil Italia Diprediksi Turun 15 Persen Imbas Corona

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Senin, 09/03/2020 07:49 WIB
Pemerintah Italia berusaha menjaga iklim industri lokal Italia, termasuk otomotif. Sebab Industri otomotif menyumbang sekitar 10 persen dari PDB Italia. Pasar otomotif Italia 'dihantui' wabah virus corona. (Foto: AFP PHOTO / WILLIAM WEST)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penjualan otomotif di Italia diprediksi 'terpukul' wabah virus corona dan pelemahan ekonomi global. Asosiasi produsen mobil Italia (Unione Nazionale Rappresentanti Autoveicoli Esteri/UNRAE) mengumumkan akan terjadi penurunan penjualan mobil sampai 15 persen.

Mengutip Autonews, Senin (9/3) tanpa "penanganan virus yang tepat", pasar otomotif Italia berpotensi kehilangan 300.000 penjualan mobil pada tahun ini.

Pada tahun lalu 1,92 juta unit mobil terjual di Italia, atau naik 0,3 persen, seperti diumumkan UNRAE pekan lalu.


New York Times memberitakan, pemerintah terus berusaha menjaga iklim industri lokal Italia, termasuk otomotif. Sebab Industri otomotif menyumbang sekitar 10 persen dari PDB Italia, kata UNRAE.

Dijelaskan General Manajer UNRAE, Andrea Cardinali bahwa berdasarkan tren pasar Januari dan Februari, sebelum virus corona (Covid-19) menyebar, asosiasi memperkirakan penurunan pasar sekitar 7 persen pada tahun ini, atau 135.000 mobil.

[Gambas:Video CNN]

Sampai hari ini, jumlah korban tewas di Italia mencapai 366 orang, dari yang sebelumnya 133 korban menurut badan perlindungan sipil Italia. Sebagian besar kematian terjadi di wilayah Lombardy.

Sebelumnya, pemerintah Italia mengumumkan rencana mengkarantina lebih dari 15 juta orang termasuk di Milan dan Venesia serta wilayah Veneto untuk menghentikan penyebaran virus corona di negara berjuluk 'negeri Pizza' itu. (mik)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK