Daftar Cuitan soal Corona yang Bakal Dihapus Twitter

Dini Nur Asih, CNN Indonesia | Jumat, 20/03/2020 15:15 WIB
Cuitan yang berisi informasi tidak benar akan dihapus dari jejaring media sosial twitter. Langkah ini bertujuan agar tidak menyesatkan masyarakat dunia. Ilustrasi Twitter hapus informasi keliru. (Foto: Alastair Pike / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah perusahaan teknologi raksasa Amerika saat ini tengah bersatu memerangi informasi keliru soal virus corona SARS-Cov-2 yang beredar di platform mereka, salah satunya Twitter.

Layanan media sosial itu merilis pernyataan terkait apa saja kriteria cuitan yang bakal dihapus Twitter soal Covid-19.

Berikut daftar lengkap kriteria cuitan soal Covid-19 dikutip dari blog resmi Twitter:


1. Cuitan yang Menolak Kebijakan Pemerintah untuk Menekan Penyebaran Virus Corona SARS-Cov-2

Sebagian besar pejabat dunia telah menyerukan beberapa kebijakan di negara mereka demi menekan penyebaran virus corona SARS-Cov-2, salah satunya social distancing.

Menurut Legal, Policy and Trust & Safety Lead Twitter, Vijaya Gadden, pengguna yang mencuitkan pertentangan terkait kebijakan tersebut bakal segera dihapus Twitter.

"Cuitan yang berisi penolakan rekomendasi otoritas kesehatan global atau lokal demi mengurangi sebaran Covid-19 seperti 'social distancing tidak efektif', akan segera dihapus," tulis Gadden.

[Gambas:Video CNN]

2. Informasi soal Cara Ampuh Agar Terhindar dari Covid-19 bukan dari Otoritas Kesehatan

Twitter juga bakal menghapus cuitan yang menginformasikan cara untuk terhindar dari virus corona SARS-Cov-2, misalnya cuitan yang menyebutkan bahwa virus bisa dibasmi menggunakan aromaterapi.

3. Cuitan yang Berisi Penolakan Fakta Terbaru soal Covid-19 dari Otoritas Kesehatan

Virus corona SARS-Cov-2 tidak pandang bulu, semua orang dari segala usia dapat terinfeksi virus ini. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun sempat menginformasikan bahwa anak-anak juga bisa terjangkit COVID-19.

Oleh karena itu, Twitter bakal menghapus cuitan yang menentang fakta dari otoritas kesehatan terverifikasi misalnya, "Covid-19 tidak menginfeksi anak-anak karena kami belum melihat adanya kasus anak-anak yang terjangkit."

4. Cuitan yang Diunggah dengan Tujuan untuk Menghasut

Twitter merilis beberapa contoh cuitan yang sengaja dibuat untuk menghasut seperti, "Berita tentang mencuci tangan adalah propaganda untuk perusahaan sabun, berhenti mencuci tangan."

Atau bisa juga, "Abaikan berita tentang Covid-19, itu hanya upaya untuk menghancurkan kapitalisme dengan cara menghancurkan pasar saham."

Cuitan-cuitan yang memiliki unsur seperti di atas bakal langsung dihapus Twitter.

5. Cuitan yang Dapat Menimbulkan Kepanikan

Cuitan soal penyebaran Covid-19 yang dibuat untuk membuat kepanikan dan keresahan nasional akan dihapus Twitter. Misalnya, "Divisi Keamanan nasional baru saja mengumumkan bahwa tidak ada lagi pengiriman makanan selama dua bulan karena corona, cepat ke pasar swalayan dan beli semuanya!"

6. Akun yang Menyamar Sebagai Otoritas Kesehatan

Twitter akan menghapus cuitan bahkan akun yang menyamar sebagai salah satu anggota otoritas kesehatan global maupun nasional yang tidak terverifikasi.

7. Cuitan yang Menyatakan Ras Tertentu Kebal Corona

Cuitan yang berisi klaim bahwa virus corona tidak akan menginfeksi kelompok atau ras tertentu. Misalnya, "orang dengan kulit gelap kebal terhadap Covid-19 karena memproduksi melanin" atau "membaca Al-Quran akan membuat individu kebal terhadap Covid-19."

Selain itu, Twitter juga akan menghapus cuitan bahwa ada salah satu ras yang rentan terjangkit Covid-19 seperti, "hindari bisnis yang dimiliki oleh orang China karena mereka lebih rentan Covid-19." (din/mik)