Bill Gates: Dunia Tak Siap Hadapi Pandemi

CNN Indonesia | Minggu, 22/03/2020 11:12 WIB
Bill Gates menyebut dunia tak siap menghadapi pandemi seperti wabah Covid-19 yang melanda saat ini. Bill Gates bicara soal pandemi (SIMON MAINA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bill Gates menyatakan bahwa dunia saat ini memang tidak siap menghadapi pandemi global. Hal ini diungkap Gates ketika ditanya apa yang mesti dilakukan dunia untuk menghentikan pandemi Covid-19 terulang lagi di masa depan.

Untuk menjawab pertanyaan itu ia lantas merujuk pada paparan yang ia sampaikan di acara TED Talk 2015 lalu. Ketidaksiapan dunia terhadap pandemi yang disampaikan lima tahun lalu seakan menjadi kenyataan. 


Saat itu, Gates memberi masukan kalau dunia perlu berinvestasi pada sistem kesehatan alih-alih investasi perang. Dia juga menyarankan agar seluruh negara melakukan kolaborasi internasional untuk melatih staf medis agar lebih awam menghadapi keadaan di tengah krisis virus seperti saat ini. 



Namun, hal itu justru gagal dilakukan lantaran ketika virus corona datang, dunia justru tak memiliki kekuatan untuk menghadapinya. 

"Kita tidak siap untuk epidemi berikutnya" kata Gates dikutip dari Business Insider, Sabtu (21/3). 

Saat ini yang perlu dilakukan dunia dalam menghadapi perang melawan virus Covid-19 ini menurut Gates adalah berinvestasi lebih banyak untuk meningkatkan pengujian vaksin dan obat-obatan. 

"Kita perlu memiliki kemampuan untuk meningkatkan diagnostik, obat-obatan dan vaksin dengan sangat cepat. Teknologi ada untuk melakukan ini dengan baik jika investasi yang tepat dilakukan," kata dia. 

"Negara-negara dapat bekerja sama dalam hal ini," lanjutnya. 

Lebih lanjut, dia juga menyebut bahwa investasi dalam perawatan kesehatan dan penelitian sangat penting untuk menghentikan wabah tersebut. Sebab kata dia resiko terbesar saat ini memang bencana wabah yang bisa saja terjadi kembali di kemudian hari. 

"Jika ada yang membunuh lebih dari 10 juta orang selama beberapa dekade ke depan, kemungkinan besar itu adalah virus yang sangat menular daripada perang. Bukan rudal, tapi mikroba," kata dia. 

Tak hanya itu, dia juga menyebut saat ini dunia memang membutuhkan sistem kesehatan yang kuat. Hal ini juga harus berlaku di negara-negara miskin untuk mengidentifikasi wabah lebih awal, 

Gates bahkan mewacanakan agar tenaga medis juga memiliki kemampuan serupa tentara militer. Hal ini dilakukan agar cadangan medis untuk mendeteksi wabah kembali terjadi bisa lebih cepat dilakukan. 


[Gambas:Video CNN]

"Kita kemudian harus memasangkan orang-orang medis dengan militer, mengambil keuntungan dari kemampuan militer untuk bergerak cepat, melakukan logistik, dan mengamankan daerah," kata dia.

Pemaparan TED Talk Bill Gates pada 2015 berkaca pada wabah Ebola yang merebak di Afrika Barat. Saat itu, Ebola telah merenggut nyawa lebih dari 10 ribu orang, seperti ditulis Gates dalam di situs Gates Notes

Sebelumnya pada 2010, Gates juga sempat membuat seruan serupa ketika wabah H1N1 merebak pada 2009. Saat itu ia pun mencatat kalau dunia tak siap dengan epidemi tersebut.

Lewat tulisan berbeda di situs itu, Gates menyarankan empat langkah ketika epidemi terjadi. 
1. Kumpulkan data tentang penyakit itu dan cara penyebarannya
2. Batasi pergerakan orang dan karantina adalah pilihan terakhir. Sebab ketika penyakit sudah merebak, pencegahan penularan makin sulit dilakukan.
3. Mencari obat yang mengurangi penularan dan mengurangi kefatalan penyakit.
4. Membuat vaksin yang efektif membasmi penyakit dan memberikannya kepada mereka yang berisiko.

Pada 2010 pun Gates sudah mengingatkan kalau akan lebih banyak epidemi yang terjadi dalam puluhan tahun ke depan.

"Tak ada jaminan kita akan beruntung nanti. Flu pada 1918 membunuh lebih dari 50 juta orang. Selain teror biologis, tak ada hal lain yang bisa membunuh orang sebanyak itu lagi." (tst/eks)