India Lockdown, Pabrik Suzuki, Mercy, VW Mogok Sementara

CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 15:18 WIB
Berbagai produsen mobil dan motor yang beroperasi di India telah mengonfirmasi menghentikan sementara proses produksi mengikuti arahan pemerintah setempat. Ilustrasi pabrik mobil. (CNN Indonesia/Hafidz Mukti Ahmad)
Jakarta, CNN Indonesia -- Produsen otomotif di India menghentikan aktivitas produksi sebagai upaya menghentikan penularan virus corona (Covid-19). Sejumlah merek telah mengkonfirmasi hal tersebut.

Pemerintah India diketahui telah melakukan lockdown selama 21 hari sejak Selasa (24/3) waktu setempat. Pemerintah ingin menyelamatkan negara yang mempunyai populasi 1,3 miliar jiwa itu dari efek negatif Covid-19.

India sebelumnya telah melaporkan 415 kasus corona yang diprediksi jumlahnya bakal dalam waktu dekat.


Automotive News melaporkan produsen mobil terbesar di India Maruti Suzuki akan menghentikan operasi produksi dan operasional kantor di negara bagian utara Haryana. Durasi penutupan mengikuti kebijakan pemerintah.

Sementara itu Mahindra sudah menghentikan produksi di salah satu pabriknya di daerah Maharashtra dan akan menangguhkan pekerjaan di dua pabrik lainnya mulai Senin, pekan depan.

Anand Mahindra, bos Grup Mahindra menyampaikan perusahaan akan mencoba mengeksplorasi pembuatan ventilator. Ventilator merupakan alat bantu pernapasan yang vital dibutuhkan dalam penanganan pasien Covid-19.

Ford juga sudah menyatakan menangguhkan produksi kendaraan dan mesin tidak hanya di India, melainkan Vietnam, Afrika Selatan, dan Thailand mulai 21 Maret.

"Penutupan itu akan berlanjut selama beberapa pekan tergantung pada situasi pandemik, pembatasan nasional, kendala pemasok, dan persyaratan stok dealer," kata Ford dalam sebuah pernyataan.

[Gambas:Video CNN]

Mercedes-Benz dan Fiat mengatakan mereka akan menghentikan produksi di pabrik Pune, India. Fiat memastikan tidak akan memotong gaji karyawan selama pabrik berhenti produksi.

Volkswagen Group juga memastikan akan menutup unit produksi di Pune selama tiga pekan. Sementara Renault akan menghentikan produksi di pabriknya di Chennai yang berkapasitas 400 ribu unit per tahun. Pabrik Renault ini juga memproduksi mobil-mobil dengan merek Nissan.

Selain merek mobil, produsen sepeda motor juga mematuhi ketentuan pemerintah terkait upaya menekan penularan wabah. India Hero MotoCorp, TVS, Yamaha, dan Bajaj mengkonfirmasi menghentikan produksinya di India. (ryh/fea)