Pekerja Fiat Chrysler Diminta Rela Potong Gaji Lawan Corona

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 09:09 WIB
Fiat Chrysler meminta seluruh karyawan global rela pemotongan gaji demi menyelamatkan perusahaan dari efek virus corona, dimulai dari sang CEO. Logo Fiat. CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO produsen blasteran Italia dan Amerika Serikat, Fiat Chrysler Automobiles, Mike Manley, menyerahkan 50 persen gajinya selama tiga bulan guna membantu kondisi finansial perusahaan semasa wabah virus corona (Covid-19). Fiat Chrysler juga meminta karyawannya di seluruh dunia menerima pemotongan sementara gaji mereka.

Keputusan menyerahkan pendapatannya selama tiga bulan itu telah disampaikan Manley melalui surat kepada para karyawannya.

Berdasarkan laporan tahunan keuangan Fiat Chrysler, gaji Manley paling tidak US$1,4 juta (Rp23,2 miliar) dan total remunerasi yang dia terima, setelah ditambah tunjangan pensiun dan insentif, mencapai US$13,3 juta (Rp220,4 miliar).


"Melindungi kesehatan finansial perusahaan adalah tanggung jawab semua orang dan secara alami dimulai dari saya sebagai pemimpin FCA," tulis surat itu diberitakan AFP, Selasa (31/3).

[Gambas:Video CNN]

Bukan cuma Manley, Chairman Fiat Chrysler John Elkann dan anggota direksi lainnya juga dikatakan menyerahkan 'sisa kompensasi pada 2020'. Sedangkan beberapa eksekutif mengurangi gaji mereka sampai 30 persen selama tiga bulan.

Pada surat itu juga menjelaskan 'sebagian besar karyawan global' akan diminta untuk menerima pemotongan sementara 20 persen gaji sebagai 'partisipasi dalam pengorbanan' ini.

Manley mengatakan keputusan pemotongan gaji buat menghindari pemberhentian kerja karyawan secara permanen pada masa mendatang.

Fiat Chrysler yang menaungi merek otomotif seperti Jeep, Maserati, Chrysler, Fiat, Dodge, dan Alfa Romeo telah menutup sebagian besar operasi di Amerika Serikat dan Eropa karena wabah Covid-19 terus meluas. Pandemi itu juga diperkirakan mengganggu proses merger dengan PSA Group.

(fea)