Meski pameran masih tujuh bulan ke depan, penyelenggara merasa tidak memungkinkan Paris Motor Show tetap digelar. Penyelenggara menyebut acara Movin'On dan Smart City yang merupakan acara dengan konsep business-to-business belum terpengaruh situasi.
"Tidak ada yang akan sama seperti sebelumnya, dan krisis ini mengajarkan kami untuk gesit, kreatif, dan lebih inovatif dari sebelumnya," kata penyelenggara, mengutip Motor1, Selasa (31/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:'Terpukul' Corona, IIMS 2020 Ditunda |
Mengutip Automotive News, Paris Motor Show seharusnya menghadirkan sesuatu yang baru. Penyelenggara berniat mengedepankan sisi transportasi, ketimbang unjuk gigi model kendaraan penumpang.
Covid-19 diketahui telah memberikan pengaruh luar biasa pada dunia, termasuk sektor termasuk otomotif. Sebagian besar produsen mobil telah menghentikan produksi di banyak negara untuk mencegah Covid-19 dan sedang menanti dampak yang ditimbulkan atas keputusan itu. (ryh/fea)