Fenomena Langit April, Hujan Meteor Lyrids Hingga Bulan Redup

jnp, CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 06:28 WIB
Fenomena Langit April, Hujan Meteor Lyrids Hingga Bulan Redup Ilustrasi (Ethan Miller/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) membeberkan fenomena langit yang akan terjadi di  Indonesia selama bulan April.

Keindahan fenomena langit bisa menjadi pelepas lara akibat virus corona (SARS-CoV-2) yang mengakibatkan pembatasan aktivitas di luar rumah. Berikut fenomena langit yang akan terjadi selama bulan April.

1.  Bulan Purnama Supermoon 2020, 8 April


Tanggal 8 April menjadi tanggal di mana Bulan berada pada titik terdekatnya pada 2020. Bulan akan berjarak sekitar 356,9 kilometer dari Bumi

Titik terdekat Bulan Purnama dengan Bumi akan menghasilkan serangkaian besar pasang surut laut tinggi dan rendah. Fenomena alam ini tak akan terlihat di Jakarta.

Bulan akan terletak di belakang Bumi bila dilihat dari Matahari dan wajah bulan akan sepenuhnya diterangi cahaya matahari. Bulan purnama ini menjadi bulan ketiga dari empat supermoon pada 2020.

Bulan akan berada pada posisi terdekatnya dari Bumi dan mungkin terlihat sedikit lebih besar.

[Gambas:Instagram]

2. Hujan Meteor Lyrids, 22 April

Lyrids adalah hujan meteor yang bisa menghasilkan hingga 20 meteor pada puncaknya.  Hujan meteor ini diproduksi oleh partikel debu yang ditinggalkan komet C/1861 G1 Thatcher yang ditemukan pada 1861.

Hujan meteor ini  berlangsung setiap tahun mula 16 sampai 25 April. Puncak hujan meteor Lyrids pada 2020 akan terjadi pada 22 April malam dan 23 April pagi.

Meteor ini terkadang dapat menghasilkan jejak debu cerah yang bertahan selama beberapa detik. Bulan baru akan memastikan langit gelap agar hujan meteor bisa terlihat lebih baik pada tahun ini. Tampilan terbaik berasal dari lokasi gelap setelah tengah malam.

3. Bulan Meredup, 23 April

Fenomena terakhir pada April adalah Bulan akan lenyap di langit. Fenomena ini disebabkan Bulan terletak di sisi Bumi yang sama dengan Matahari. Hal ini akan membuat Bulan tidak terlihat, fenomena ini biasa disebut dengan Bulan baru.

Fase ini akan terjadi pada pada 02.27 UTC. Ini adalah waktu terbaik dalam sebulan untuk mengamati benda-benda redup seperti galaksi dan gugusan bintang karena tidak ada cahaya bulan yang mengganggu.

[Gambas:Video CNN]


(eks/eks)


BACA JUGA