Jam Tangan Pintar Apple Bisa Ingatkan Waktu Cuci Tangan

CNN Indonesia | Kamis, 16/04/2020 00:19 WIB
Jurnalis mencoba fasilitas cuci tangan yang dipasang di depan Gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/3/2020). KPK menyediakan fasilitas cuci tangan bagi pengunjung dan karyawan sebelum memasuki gedung guna mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww. Ilustrasi cuci tangan. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengguna jam tangan pintar buatan Apple, Wear OS saat ini bisa digunakan sebagai pengingat waktu untuk mencuci tangan. Hal ini dilakukan supaya tidak terjangkit virus corona SARS-Cov-2 (Covid-19).

Anda cukup memperbarui sistem operasi Wear OS ke OS 5.4.0. Kemudian, Anda akan diingatkan setiap tiga jam sekali untuk mencuci tangan selama 40 detik dengan mengaktifkan fitur timer (penghitung waktu) seperti dilansir Engadget dari Android Police.

Sebelumnya, perusahaan mesin pencari Google telah menyematkan metode serupa ke layanan Google Assistant.


Caranya, buka aplikasi Google dan cari ikon Google Assistant lalu katakan, "#HeyGoogle, help me wash my hands," atau "#HeyGoogle, tolong bantu saya untuk mencuci tangan,".


Lalu Google Assistant akan memutarkan lagu sembari Anda mencuci tangan selama 40 detik, seperti diunggah akun Twitter resmi Google.

Apple dan Google memang tengah gencar menekan penyebaran pandemi virus corona Covid-19.



Kedua perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat ini pun berkolaborasi menciptakan aplikasi pelacakan riwayat kontak dan interaksi virus corona Covid-19 berbasis bluetooth.

Aplikasi ini membuat ponsel mencatat ponsel lain yang ada di dekatnya. Selama aplikasi berjalan, ponsel akan secara berkala mengeluarkan kode kecil, unik, dan anonim, yang berasal dari ID unik ponsel itu.


Lalu ponsel lain dalam jangkauan bluetooth akan menerima kode itu dan mengingatnya, membuat log kode yang mereka terima dan kapan mereka menerimanya. Ketika seseorang yang menggunakan aplikasi dinyatakan positif corona, mereka dapat memilih untuk mengirimkan kode ID mereka ke basis data pusat.

Ketika ponsel Anda memeriksa kembali dengan basis data itu, ia menjalankan pemindaian lokal untuk melihat apakah kode dalam log yang cocok dengan ID ponsel milik orang terjangkit corona itu dalam basis data.

Jika ada kecocokan, Anda mendapatkan peringatan di ponsel yang mengatakan bahwa Anda telah terpapar.

(din/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK