Alat itu menyerupai sebuah router Wifi yang akan dipasang di dinding ruang rawat inap pasien.
Lalu mereka memanfaatkan sinyal nirkabel dan teknologi AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan Buatan) untuk mendeteksi berbagai macam aktivitas yang dilakukan pasien, yang paling terpenting adalah mengamati pola pernapasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengingat bagaimana Emerald dapat menghasilkan data kesehatan yang penting tanpa harus berkontak langsung dengan pasien, maka dapat meminimalkan risiko tenaga medis terjangkit Covid-19," tutur Asisten Profesor Psikiatri di Harvard Medical School, Vahia.
Selain di rumah sakit, Emerald juga ditempatkan di panti-panti jompo karena orang dengan lanjut usia dianggap rentan terinfeksi virus corona.
"Sudah jelas bahwa pasien lanjut usia berisiko tinggi terpapar Covid-19. Mereka (petugas di panti jompo) akan sangat diuntungkan dengan hadirnya Emerald karena mengumpulkan data medis secara real time," kata salah satu pengawas kesehatan di Heritage Assited Living, William McGrory.