Angka hoaks meningkat sekitar 42 hoaks dibandingkan dengan laporan terakhir Kominfo pada 13 April lalu dengan jumlah 1.160 hoaks. Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan telah mendesak keempat platform untuk cepat melakukan pemblokiran.
"Kominfo minta agar platform digital lebih mempercepat proses blokir dan mereka sedang melakukannya yang dari waktu ke waktu ada kemajuan," kata Johnny saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Facebook telah memblokir 681 hoaks dan sedang menindaklanjuti 156 hoaks sisanya. Lebih lanjut Twitter telah memblokir 201 hoaks dan masih menindaklanjuti 148 hoaks.
Dari sisi penegakan hukum, Johnny mengatakan Bareskirm Polri telah mengungkap 90 kasus dalam periode 30 Januari hingga 15 April 2020. Dari 89 kasus, 89 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sebanyak 14 tersangka diantaranya telah ditahan, 75 tersangka lainnya tak ditahan. 89 kasus ini terjadi di 26 wilayah Polda di seluruh Indonesia. Polda Metro Jaya dan Polda Jatim menjadi wilayah terbanyak yang menangani kasus hoaks, masing-masing dengan angka 11 kasus dan 12 kasus.