"Saat ini ditutup sementara sejak 26 Maret 2020 sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata Department Manager Public Relations MBDI Dennis A. Kadaruskan, Jumat (17/4).
Dennis mengatakan pihaknya menutup pabrik sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Keputusan ini juga sekaligus bentuk kepatuhan perusahaan terhadap arahan serta instruksi pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terus mematuhi arahan dan instruksi dari otoritas. Kesehatan dan keselamatan seluruh karyawan, pelanggan, dan mitra bisnis juga merupakan prioritas utama kami," ucap dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dennis menambahkan Mercedes-Benz memastikan keputusan perusahaan tidak berdampak terhadap pengurangan karyawan serta gaji bulanan yang diterima pegawai.
Lebih lanjut, Dennis menyatakan pihaknya juga patuh terhadap instruksi pemerintah terkait penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sejauh ini Jakarta telah menerapkan PSBB sejak 10 April, kemudian Bogor, Depok, dan Bekasi sejak 15 April, serta Tangerang mulai 18 April. Semua daerah menerapkannya selama dua pekan dan bisa dilanjutkan sesuai kondisi penyebaran Covid-19.
Kata Dennis seluruh dealer resmi Mercedes-Benz di wilayah PSBB tutup sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari perusahaan. Namun pelayanan darurat konsumen tetap berjalan dengan cara menghubungi website dan call center Mercedes-Benz.
"Dealer kami yang berada di mana PSBB berlaku ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut, mengikuti peraturan yang dipatuhi. Namun, pelayanan darurat tetap berjalan bagi pelanggan Mercedes-Benz," kata Dennis. (ryh/fea)