Business Innovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan selama Maret, penjualan ritel atau penjualan dealer ke konsumen, Brio Satya turun 30 persen dibandingkan periode sama pada 2019.
Ritel Brio Satya pada Maret juga melorot 15 persen dibanding Februari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Market LCGC juga turun. LCGC Maret secara nasional turun 30 persen (dari Maret 2019). Kemudian dibanding Februari turunnya, 21 persen," kata Billy, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu Amelia enggan menyebutkan rincian penurunan ritel produk LCGC Sigra dan Ayla selama Maret.
"Jadi penjualan tidak hanya LCGC, semua sama. Berat," kata Amelia.
Penjualan ke Dealer Naik
Meski turun secara retail, mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales (penjualan dari Agen Pemegang Merek/APM ke dealer) LCGC pada Maret terekam naik.
Wholesales nasional LCGC Maret naik menjadi 18.507 unit dari Februari 16.122 unit.
Dalam data itu Sigra merupakan penguasa pasar dengan perolehan 5.399 unit, kemudian pada posisi kedua Brio Satya 4.139 unit, lalu di urutan ketiga ada Toyota Calya 3.806 unit.
Sedangkan LCGC Datsun dan Suzuki penjualannya masih berada di zona bawah. Datsun Go + dan Go berjumlah 27 unit dan Suzuki Karimun Wagon R 112 unit.
Wholesales LCGC Maret 2020:
Daihatsu Sigra 5.399 unit
Honda Brio Satya 4.139 unit
Toyota Calya 3.806 unit
Daihatsu Ayla 2.693 unit
Toyota Agya 2.331 unit
Datsun Go+ 21 unit
Datsun Go 6 unit
Suzuki Karimun Wagon R 112 unit (ryh/fea)