Antisipasi Corona, Mobil Masa Depan Bisa Tangkal Virus

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 01/05/2020 00:45 WIB
Pengunjung melihat interior mobil saat pameran otomotif GIIAS 2019 di Ice BSD, Serpog, Kamis, 18 Juli 2019. CNNIndonesia/Safir Makki Iustrasi interior mobil. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi virus corona (Covid-19) diprediksi mengubah pandangan seorang desainer mobil. Ini diakui sejumlah perusahaan otomotif dunia terkait penyebaran corona.

Gorden Wagener sebagai kepala desain Daimler, induk perusahaan Mercedes-Benz mengatakan kondisi ini membuatnya berpikir lebih 'liar' dari biasanya.

"Pandemi [virus Corona] akan mengubah persepsi kita tentang bagaimana kita menawarkan keamanan dan kemewahan [pada mobil] di masa depan. Meramalkan bahwa keduanya akan menjadi lebih saling terkait secara intim," kata Wagener dilansir dari IndiaTimes, Kamis (30/4).


Sementara itu kepala desain Rolls-Royce Felix Kilbertus mengatakan wabah ini bakal membuat desainer mengubah 'kebiasaan' dalam menghasilkan produk otomotif. Misalnya membuat interior sebagai fokus dalam menyikapi pandemi ini.

"Interior selalu menjadi tempat yang aman, orang akan melakukan segala macam hal di mobil mereka," ucap Kilbertus.

Direktur kreatif desain eksterior di Jaguar-Land Rover Adam Hatto mengatakan pandemi corona membuat pemilik mobil di masa depan mengidamkan kabin mobil atau interior yang dapat memberi rasa aman dan bebas virus. Hal ini yang akan menjadi pekerjaan para pembuat produk otomotif.

"Orang-orang ingin merasa terlindungi, dan sekarang dengan pandemi, bahkan lebih dari itu. Kami sedang mengusahakan gagasan bahwa Jaguar menjadi tempat perlindungan yang besar dan indah," kata Hatton.

Sementara itu, Wagener dikutip dari Carscoops, menjelaskan interior mobil modern harus memiliki sirkulasi udara yang baik dan mampu mensterilkan kabin dari virus secara otomatis.

"Kami terpikir membuat interior mobil yang benar-benar dapat menjernihkan udara secara otomatis. Ini adalah kesempatan untuk mengatasi masalah yang telah kami pertimbangkan," tutup Wagener. (ryh/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK