Staf Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, Henri Subiakto mengatakan data yang bocor 'hanya' informasi seperti nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, lokasi hingga nomor telepon. Henri mengatakan Tokopedia memiliki keamanan siber yang berlapis.
"Kemarin kami berbicara ke Wiliam, dia bilang sampai sekarang masih aman. Sekarang terus ditingkatkan keamanan informasinya," ujar Henri dalam konferensi pers bersama Business Software Alliance (BSA), Selasa (5/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Henri mengatakan potensi serangan siber tak hanya dialami oleh satu perusahaan tapi seluruh perusahaan, baik di dalam maupun luar negeri. Dalam kasus kebocoran data di Tokopedia, Henri mengatakan Tokopedia telah memiliki lapisan keamanan berlapis.
Bahkan Wiliam selaku CEO juga tak akan pernah bisa mengetahui kata sandi pengguna.
"Wiliam sebagai CEO itu dia tidak tahu data-data itu, tidak bisa karyawan di perusahaan tau tentang data itu. Jadi ada lapis lapis untuk sampai ke data detail," tutur Henri.
Angka itu hanya seperenam dari total pengguna Tokopedia. Hal ini diungkap sebuah situs yang berisi informasi mengenai informasi peretasan, keamanan siber, privasi, dan pengawasan Hackread.
Menanggapi hal tersebut, VP of Corporate Communications, Tokopedia Nuraini Razak mengklaim pihaknya sudah memastikan tidak ada kebocoran data pembayaran.
(jnp/dal)