Robot Pengawas Warga Singapura yang 'Bandel' Kala Corona

CNN Indonesia | Selasa, 12/05/2020 10:13 WIB
A four-legged robot called Spot, which broadcasts a recorded message reminding people to observe safe distancing as a preventive measure against the spread of the COVID-19 novel coronavirus, is seen during its two-week trial at the Bishan-Ang Moh Kio Park in Singapore on May 8, 2020. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP) Robot Spot akan menyiarkan pesan rekaman yang mengingatkan masyarakat untuk menjaga social distancing. (Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Singapura menggunakan robot untuk memperingatkan masyarakat untuk menjaga physical distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19 akibat infeksi virus corona di taman Bishan-Ang Mo Kio. Robot berkaki empat yang bernama Spot ini mulai berpatroli di taman tersebut sejak Jumat lalu (8/5).

Robot Spot akan menyiarkan pesan rekaman yang mengingatkan para pengunjung taman untuk memerhatikan penerapan untuk menjaga jarak aman.

Robot juga dibekali dengan kamera yang memiliki fitur analitik video milik GovTech yang dapat menghitung jumlah pengunjung di taman. Kamera tidak akan dapat melacak atau mengenali individu tertentu, juga tidak akan mengumpulkan data pribadi.


Selain itu Spot juga akan diuji coba selama dua minggu di taman-taman di dalam radius 3 kilometer di sekitar River Plains di luar jam sibuk. Robot akan ditemani oleh salah satu petugas NParks.

Apabila percobaan berhasil, NParks akan mempertimbangkan menggunakan Spot sebagai upaya menjaga jarak yang aman di Taman Bishan-Ang Mo Kio di jam sibuk pada pagi hari dan malam hari.

Dilansir dari Strait Times,  robot yang awalnya dikembangkan oleh perusahaan Amerika Boston Dynamics ini mampu melewati rintangan lebih efektif dibandingkan robot beroda. Sehingga cocok digunakan untuk berbagai medan yang berbeda.

Robot akan membantu upaya menjaga jarak yang aman di taman, kebun dan cagar alam yang dikelola oleh National Parks Board (NParks) dan di taman yang dikelola oleh dewan kota.

Dilansir dari Yahoo News Singapura, robot dibekali dengan sensor berbasis algoritme. Sensor ini membantu robot menghindari tabrakan dengan jarak lebih 1 meter.

GovTech telah meningkatkan Spot dengan berbagai fungsi seperti remote control, pemetaan 3D, dan operasi semi-otonom untuk memfasilitasi uji coba.

Saat ini Govtech sedang mengembangkan analitik yang memungkinkan Spot untuk memeriksa apakah pengunjung taman mengikuti langkah-langkah menjaga jarak yang aman atau tidak. NParks juga mengerahkan 30 drone untuk mendeteksi pengunjung di taman-taman dan kawasan alam terpilih. (jnp/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK