Fenomena ini terjadi pada Selasa (12/5). Saat itu, Bulan berada pada konstelasi Sagitarius bersamaan dengan Jupiter. Lalu, pada Rabu (13/5), Bulan akan berada di rasi bintang Capricorn di mana planet Saturnus tengah menetap.
Kemudian pada Jumat (15/5) pagi, Bulan akan berada di tempat planet Mars yaitu di rasi bintang Aquarius, seperti dikutip Space.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian mereka akan mencapai titik tertinggi pukul 04:39 WIB (tanggal 13 Mei subuh) dan akan menghilang saat terjadinya fajar sekitar pukul 05:41 WIB. Tak sampai di situ, pada Senin (18/5) mendatang, Jupiter dan Saturnus akan kembali berdekatan.
Lalu keduanya akan menghilang pukul 05:40 WIB pada ketinggian 67 derajat barat daya.
Ketua Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin pun mengkonfirmasi fenomena benda langit tersebut.
Ia menyebut pada 12-13 Mei 2020, posisi bulan akan mendekat ke planet Saturnus dan Jupiter.
"Malam 12-13 Mei, posisi bulan dekat Saturnus dan Jupiter. Dini hari tanggal 15 Mei, posisi Bulan dekat Mars," kata Thomas saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (12/5).