China Bentuk Ekosistem 5G buat Mobil Otonom

CNN Indonesia | Kamis, 14/05/2020 05:45 WIB
Chongqing Changan Automobile mendapatkan gelar “Parade Mobil Otonom Terbesar” dari Guinness World Records. Chongqing Changan Automobile mendapatkan gelar “Parade Mobil Otonom Terbesar” dari Guinness World Records. (Dok. Chongqing Changan Automobile)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi dari China, Huawei, bersama 18 produsen otomotif asal negara yang sama bakal membangun lingkungan untuk pergerakan mobil berteknologi 5G. Aliansi ini diharapkan mempercepat pendayagunaan 5G secara komersial, khususnya pada industri otomotif.

Beberapa produsen otomotif itu di antaranya First Automobile Group, Chang'an Automobile, Dongfeng Motor Corporation, SAIC Motor Corporation, Guangzhou Automobile Group, BYD Auto, Great Wall Motors, Chery Holdings, hingga JAC Motors.


"Konvergensi yang mendalam antara otomotif dan TIK menjadikan kendaraan yang terhubung secara cerdas hadir," kata Rotating Chairman Huawei Eric Xu dalam keterangannya, Selasa (12/5).


Xu berharap kolaborasi bersama belasan produsen otomotif ini dapat menghasilkan sesuatu yang berguna bukan hanya dari sisi industri, melainkan juga kehidupan masyarakat luas.

Xu mengatakan teknologi 5G yang punya keunggulan kecepatan transmisi, keandalan, dan latensi rendah, berperan penting menyempurnakan teknologi otonom dan fasilitas hiburan.

Menurut GlobalData, Asia-Pasifik (APAC) bisa menjadi yang terdepan dalam hal adopsi teknologi 5G dengan jumlah pelanggan mencapai 1,14 miliar, terhitung 65 persen dari langganan 5G global pada 2024.

Kata Xu itu akan berpengaruh signifikan terhadap berbagai segmen seperti IoT dan otomotif.

Huawei sebelumnya telah meluncurkan produk modul fast-charging DC 'Huawei HiCharger'. Produk ini merupakan solusi untuk infrastruktur pengisian daya NEV. Huawei juga membangun platform-terbuka mengemudi cerdas untuk mempelajari antarmuka aplikasi, sistem pengendalian mobil, kokpit cerdas, dan internet kendaraan.


Menurut Xu secara bertahap inovasi-inovasi 5G pada mobil menjadikan para masyarakat atau konsumen mampu memahami keunggulan teknologi tersebut pada kendaraannya.

"Huawei tidak membuat mobil. Namun, dengan mendayagunakan TIK, Huawei berencana untuk mampu menjadi penyedia komponen mobil berorientasi digital beserta komponen-komponen canggihnya," kata Xu. (ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK