Chief Operations Officer Hans Patuwo mengungkapkan bahwa tim operasional dan engineering Gojek bekerja keras menghadirkan layanan terbaru itu. Di tengah pandemi yang sedang mewabah, hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan masyarakat.
"Saat memesan layanan Gojek, pengguna akan mengetahui status pengecekan suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan. Hadirnya fitur ini, merupakan wujud keseriusan kami dalam memastikan semakin meningkatnya standar operasional layanan yang aman di tengah pandemi Covid-19, sehingga masyarakat bisa merasa tenang dan nyaman saat menggunakan layanan Gojek," kata Hans, Jumat (15/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, ratusan ribu mitra driver aktif terus memanfaatkan fasilitas dan prosedur kesehatan di Posko Aman Bersama Gojek setiap minggunya," kata Hans.
Selain itu, Gojek memastikan keamanan dan kesehatan para mitra driver serta pengguna dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan di sejumlah kota. Hal ini termasuk masker untuk penumpang, membatasi hanya dua penumpang per unit kendaraan untuk GoCar dan GoBlueBird. Sementera GoFood, GoShop, GoSend, dan GoMart menerapkan layanan pengantaran tanpa kontak.
"Lewat inovasi dan teknologi, kami berupaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya di tengah pandemi ini tanpa rasa khawatir. Di situasi penuh tantangan seperti saat ini, Gojek terpacu untuk terus mempertegas dampak sosial yang bisa diberikan kepada masyarakat," ujar Hans. (rea)