Video promosi itu memperlihatkan penampakan tangan kulit putih berukuran besar yang kemudian mendorong orang kulit hitam menjauh dari Golf yang sedang parkir. Kemudian tangan itu menyentilnya masuk ke restoran bernama Petit Colon yang menurut CNN.com bila diterjemahkan dari bahasa Prancis artinya 'Little Colonist (kolonis kecil) atau Little Settler (pemukim kecil).
"Kami mengunggah video iklan yang rasis di saluran Instagram Volkswagen. Kami mengerti kemarahan publik atas hal ini. Karena kami juga ketakutan," ucap Head of Sales and Marketing Volkswagen Jürgen Stackmann.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal rasis dari kubu Volkswagen seperti ini bukan yang pertama terjadi. Pada tahun lalu sang CEO, Herbert Diess, meminta maaf usai menggunakan istilah 'Ebit macht frei' atau berarti 'Ebit yang membebaskan kamu'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Volkswagen merupakan merek mobil Jerman yang tak bisa dilepaskan dari nama Adolf Hitler, pimpinan tertinggi Nazi. Volkswagen berdiri pada 1937 saat Hitler berkuasa dan pada masa awalnya pernah menggunakan budak dari kamp konsentrasi untuk memproduksi mobil.
Saat ini grup Volkswagen merupakan perusahaan otomotif terbesar di dunia yang menjual 11 juta unit mobil pada 2019. Grup Volkswagen membawahi banyak merek termasuk Volkswagen, Audi, Bugatti, Porsche, Bentley, dan Lamborghini.
[Gambas:Youtube] (fea)