Menurut CEO dan pendiri Xiaomi Lei Jun, penghentian produksi ponsel 4G itu hanya akan berlaku di China. Sebab, saat ini hampir semua ponsel yang meluncur di China sudah bisa menggunakan 5G.
Namun, ia tak memberikan detil lebih lanjut soal pengembangan 6G. Tidak juga dijelaskan soal pengembangan internet satelit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga, perusahaan itu akan memastikan ketersediaan ponsel 5G bagi pengguna mereka untuk menyesuaikan diri atas tren ini.
Ia juga mengungkap sejumlah kesulitan yang membelit perusahaannya ketika pandemi Covid-19 melanda. Menurutnya, pandemi ini menyebabkan rantai pasokan mereka terhambat, seperti dilaporkan GizChina.
Untuk memulihkan situasi ini, perusahan akan menghentikan produksi ponsel 4G mereka di China. Sehingga, pabrik mereka di China akan memiliki sumber daya yang cukup untuk memproduksi ponsel 5G.
Perusahaan juga akan fokus membuat perangkat mobile dan teknologi AIoT (artificial intellegence of things). Xiaomi juga akan bekerjasama dengan pemerintah China untuk membangun sistem peringatan dini yang mumpuni.
Perusahaan itu juga akan mengerjakan sistem layanan publik lainnya. Semuanya akan dibuat berkat kemampuan 5G. (eks)