"Nanti ada tiga lagi. Itu untuk Lumajang, Sidoarjo, dan Surabaya lagi," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam tayangan langsung hari ini Rabu (27/5).
Menurut Doni kendaraan-kendaraan tersebut untuk mengantisipaasi kerusakan satu laboratorium di Jawa Timur yang selama ini digunakan untuk mendeteksi virus Corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada interiornya sudah disematkan fitur negatif pressure yang sudah dilengkapi sistem double High Efficiency Particulate Air (HEPA) sehingga udara bebas virus.
"Sehingga ini tidak perlu pendinginan khusus minus 80 derajat atau 20 derajat," ucap Direktur Inti Dharma Santoso Halim.
Santoso juga mengatakan teknologi yang ada pada mobil tersebut mempermudah dan mempercepat pengetesan virus corona pada diri seseorang.
"Nah ini mempermudah dan mempercepat mengetahui ODP, PDP, lalu positif atau tidak. Ya kurang 40 menit, tepatnya 39 menit. Itu kami bisa langsung ngetahui orang positif atau negatif corona," ucap Santoso.
"Jadi dalam mengatasi virus corona ada beberapa hal yang penting salah satunya kecepatan Kedua teknologi. Saya yakin bahwa virus corona akan bisa kita hadapi bersama tentunya dengan teknologi," ujarnya kemudian.
[Gambas:Youtube]
(ryh/mik)