Jokowi menjelaskan momentum ini malah jadi ujian buat daya juang dan persatuan bangsa Indonesia.
"Peringatan hari lahir Pancasila kita laksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita," ujar Jokowi dalam sambutannya dalam upacara virtual, Senin (1/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upacara yang tak berakhir! Kita memerlukan upacara ini tiap tahun untuk Hari Lahir Pancasila! Saya berharap saya bisa hadir di upacara yang sebenarnya untuk momen ini. Tak ada lagi upacara virtual," tulis akun @JuicyOStar.
"Kita Indonesia, kita Pancasila. Jangan pernah mencoba untuk mengganti ideologi negara. #HariLahirPancasila," cuit pemilik akun @babywakkary.
[Gambas:Twitter]
"Dirgahayu Pancasila. "Believe in God","Nasionalisme", "Humanity", "Democracy", "Social Justice"," tulis akun @elsaeca05.
[Gambas:Twitter]
"1 Juni 2020. Selamat Hari Pancasila, sebagai warga negara Indonesia, kita harus menerapkan 5 poin pendahuluan dari Pancasila. Pancasila akan membawa kita untuk menjadi orang Indonesia yang maju #PancasilaSakti," kata pemilik akun @vincentwangjaya disertai gambar garuda Pancasila.
Bahkan ada beberapa netizen yang mengunggah momen bersejarah terkait Pancasila. Pemilik akun @bachromii mengunggah video pidato Presiden Soekarno tentang Pancasila dalam sidang Kongres AS pada 1956.
"Kebanggaan Indonesia #haripancasila #pancasila #indonesia," tulisnya.
[Gambas:Twitter]
Pancasila lahir bersamaan dengan pidato Soekarno berjudul 'Lahirnya Pancasila' dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (Dokuritsu Junbi Cosakai) pada 1 Juni 1945. Dalam pidatonya, Soekarno mengemukakan konsep dan rumusan Pancasila sebagai dasar negara. (els/mik)