Melansir CNN, Senin (1/6) cuplikan wawancara itu berlangsung kurang lebih tiga menit. Dalam video itu, Elon menyampaikan keinginannya untuk bermitra dengan NASA dan mengirim orang ke luar angkasa suatu hari ini. Tak disangka, 16 tahun lalu ambisi dan obsesinya menggandeng NASA terwujud.
"Saya pikir apa yang kami lakukan sangat penting bagi masa depan NASA," kata Musk saat itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluncuran ini merupakan tonggak sejarah, yakni pertama kalinya dalam hampir satu dekade astronaut terbang ke luar angkasa dari AS. Selain itu, peluncuran ini merupakan sejarah perusahaan swasta SpaceX yang mengoperasikan roket dan moda transportasi luar angkasa membawa astronaut keluar dari orbit bumi.
"Saya pikir secara mendasar cara kami membantu NASA adalah dengan menurunkan biaya akses ke ruang angkasa, sehingga memungkinkan kami melakukan lebih banyak hal menarik dengan anggaran tertentu,"kata Musk pada 2004.
"Jika kita ingin pergi ke bulan, jika kita ingin pergi ke Mars, tidak ada cara untuk kita sampai di sana yakni dengan (mengurangi) anggaran NASA saat ini, kecuali ada peningkatan drastis dalam biaya. Jadi saya pikir perusahaan seperti SpaceX benar-benar penting untuk pencapaian misi NASA," imbuhnya.
"Saya pikir Anda akan mendapatkan layanan wisata antariksa atau petualangan antariksa," katanya.
Saat ini, SpaceX terus membangun dan menguji prototipe awal dari pesawat luar angkasa Starship-nya. Pesawat ini telah lama digadang-gadang oleh Musk sebagai kendaraan yang akan membawa manusia pertama ke Mars buat saat hari nanti. SpaceX beradu dengan pesaingnya seperti Blue Origin dan Virgin Galactic yang juga membangun teknologi pariwisata luar angkasa.
"Apa yang saya pikir adalah kita mulai melihat era baru eksplorasi ruang angkasa. Salah satunya didorong oleh perusahaan komersial dan pemerintah," kata Musk pada tahun 2004. (ulf/mik)