Astronaut Bob Behnken dan Doug Hurley berhasil meluncurkan roket dan mengaitkan kapsul Crew Dragon milik SpaceX dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), sekitar pukul 10.16 waktu timur (ET) atau pukul 21.16 WIB, Minggu (31/5).
Kapsul berhasil terkait setelah melewati 19 jam perjalanan sejak meluncur dengan roket dari Florida, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memiliki kontrol layar sentuh, pesawat ini juga merupakan kendaraan otonom (bergerak otomatis tanpa dikendalikan manusia). Kru bisa menempatkan pesawat ke 'mode manual' dan mengendalikannya secara langsung.
[Gambas:Twitter]
"Sebagai pilot, seluruh karier saya punya cara tertentu untuk mengemudikan kendaraan, ini tentu berbeda," ujar Hurley dalam konferensi pers awal Mei 2020 lalu dikutip dari Space.
Sementara itu, Norm Knight, wakil direktur NASA Johnson Space Center Flight Operations, mengamini ada sebagian orang yang meragukan teknologi kekinian ini. Namun ia menepisnya dan meyakinkan bahwa Space X bekerja dengan para astronot untuk membuat teknologi antarmuka yang dapat diandalkan dan bekerja dengan baik.
"Ada banyak pengujian dan evaluasi yang masuk ke ergonomi penempatan apa yang ada di tampilan layar, bagaimana tampilan dipresentasikan pada kru," ujarnya. (els/mik)