PHK 15 Ribu Karyawan Renault Tak Berimbas ke Indonesia

fea, CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 17:55 WIB
A union banner reading Protes yang dilakukan pekerja atas rencana Renault memangkas total 15 ribu karyawan di seluruh dunia.(AP/Christophe Ena)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana prinsipal Renault memangkas total 15 ribu karyawan di seluruh dunia dikatakan tidak mempengaruhi perusahaan perwakilannya di dalam negeri, Maxindo Renault Indonesia (MRI).

Renault pada 29 Mei telah mengumumkan rencana transformasi untuk menghemat lebih dari 2 miliar euro selama tiga tahun. Dalam rencana itu Renault menyebut akan mengurangi 4.600 pekerja di Prancis dan lebih dari 10 ribu di seluruh operasi bisnis di seluruh dunia.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) itu dikatakan berdasarkan pelatihan ulang, mobilitas internal, dan pensiun sukarela.



Davy J Tuilan COO MRI menjelaskan rencana itu tidak berkaitan dengan operasi Renault di Indonesia.

"Karena MRI importir independen dan distributor," sebut Davy kepada CNNIndonesia.com, Senin (2/6).

MRI yang saat ini memiliki 62 karyawan mengumumkan diri sebagai mitra baru Renault pada Februari 2019. Perusahaan baru ini menggantikan pemeran Agen Pemegang Merek Renault sebelumnya, Auto Euro Indonesia.

Pada tahun lalu MRI sempat menyatakan ingin meluncurkan tiga produk baru, yaitu Triber, Kwid Climber, dan Duster. Meski demikian hanya Triber yang meluncur pada Agustus 2019.


Pemasaran Triber juga sempat tertunda terkait impor dari India yang menjalani lockdown sebab pandemi Covid-19. Pada pertengahan Mei, setelah stok impor mendarat di pelabuhan Indonesia, MRI merilis harga resmi Triber dan menyatakan distribusi ke konsumen sudah bisa dilakukan. (fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK