Menakar Whatsapp Pay Usai Kucuran Dana Facebook ke Gojek

eks, CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 11:45 WIB
Kantor aplikasi transportasi online, Gojek di Blok M, Jakarta, Jumat, 16 November 2018. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono Ilustrasi. Facebook investasi Gojek lewat Whatsapp akankah jadi pertanda Whatsapp Pay masuk Indonesia? (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook menyebut investasi ke Gojek akan menguatkan kerja sama untuk menumbuhkan ekonomi digital lewat Whatsapp.

Meski demikian, tidak dijelaskan apakah Facebook bakal menggelontorkan layanan keuangan digital milik mereka di Indonesia lewat investasi ini. Saat ini Facebook memiliki dua layanan pembayaran digital yaitu WhatsappPay dan FacebookPay.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak Whatsapp Indonesia terkait kemungkinan kemunculan WhatsappPay, mereka menolak berkomentar lebih jauh.


Mereka hanya merujuk laman Facebook yang menyebut Facebook dan Whatsapp menantikan kolaborasi lebih lanjut dengan Gojek setelah investasi ini dilakukan.

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Gojek untuk mendukung pertumbuhan jutaan usaha kecil, dan untuk kolaborasi di masa depan di Indonesia untuk mendukung ekonomi digital negara ini," jelas COO (Chief Operating Officer) WhatsApp Matt Idema seperti tertulis dalam laman Facebook

Sebelumnya, pada Agustus 2019, santer terdengar kabar kalau Whatsapp tengah melakukan diskusi dengan sejumlah perusahaan pembayaran digital untuk menyediakan fitur transaksi elektronik di Indonesia.

Nantinya, WhatsApp hanya berfungsi sebagai layanan yang mendukung pembayaran melalui dompet digital lokal. Model ini juga akan diterapkan ke sejumlah negara berkembang lainnya.

Saat itu, juru bicara Facebook mengatakan langkah yang dilakukan WhatsApp merupakan upaya untuk memanfaatkan sektor e-commerce yang sedang tumbuh pesat di Indonesia.

Namun menurutnya, pembicaraan ini masih dalam tahap awal. Sehingga, Facebook belum bisa memberikan detil lebih jauh. Jika rencana ini berjalan mulus, maka Indonesia akan menjadi negara kedua setelah India yang disasar Facebook untuk mengembangkan sistem pembayaran non tunai.

Investasi Facebook di Gojek menjadi menarik karena dalam keterangan resmi, bukan pihak Facebook yang menjadi juru bicara. Alih-alih, pihak Whatsapp yang memang telah dibeli Google yang angkat bicara.

"Whatsapp telah membantu usaha kecil berkomunikasi dengan pelanggan dan melakukan penjualan. Bersama dengan Gojek, kami percaya bisa membawa jutaan orang menumbuhkan ekonomi digital Indonesia," jelas Idema

Sehingga, muncul spekulasi soal kemungkinan Whatsapp Pay muncul di Indonesia.

"Gojek adalah perusahaan Indonesia pertama yang menerima investasi dari Facebook, seiring dengan keinginan Facebook menciptakan peluang bagi dunia bisnis di Indonesia, termasuk melalui layanan instant messaging yang sudah digunakan secara luas yakni Whatsapp," seperti tertulis dalam siaran resmi Gojek.

Anak perusahaan Facebook ini dikabarkan tengah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan pembayaran digital seperti Gopay, Dana, dan Ovo.

Selain ketiga perusahaan tersebut, WhatsApp dikabarkan juga tengah melakukan diskusi serupa dengan Bank Mandiri.

Saat itu, Juru Bicara Facebook menyebut bahwa kesepakatan dengan ketiga perusahaan itu diperkirakan akan diselesaikan dalam waktu dekat. Pihak Whatsapp, Gopay, Ovo, dan Dana, ketika itu menolak berkomentar soal hal ini.

Sementara itu, pihak Gojek Indonesia belum bisa dikonfirmasi terkait kabar kucuran dan Facebook dan Paypall ke perusahaan Gojek. (eks/mik)

[Gambas:Video CNN]