Kromosom manusia sendiri dikelompokkan menjadi tujuh kelompok utama, salah satunya yaitu Kelompok A (kromosom 1-3) yaitu kromosom metasentrik berukuran besar dan mudah dibedakan dengan yang lain karena ukurannya dan letak sentromer (sebuah titik yang ada pada kromosom di mana serat spindle mitosis melekat untuk menarik kromatid sister yang terpisah).
Hasil penelitian itu didasarkan pada sampel yang diambil dari 1.610 pasien Covid-19 yang masih di rawat di rumah sakit dan 2.205 pasien yang dinyatakan sembuh. Para peneliti kemudian mempublikasikan hasilnya di situs The Preprint Server for Health Sciences.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idealnya, analisis GWAS akan menganalisa genom seseorang dengan Covid-19 kemudian membandingkannya dengan seseorang yang tidak mengalami gejala parah.
Para peneliti menemukan bahwa pasien Covid-19 yang bergolongan darah A memiliki risiko tinggi mengalami gagal pernapasan, sementara golongan darah O nampak bersifat protektif.
Sedangkan untuk mereka dengan golongan darah O, kemungkinan dua pertiga bakal dirawat di rumah sakit.
Area genomic lain yang berhasil diidentifikasi peneliti muncul pada kromosom manusia ketiga dan mengandung beberapa gen yang dianggap menarik, salah satunya SLC6A20.
Gen SLC6A20 mengkodekan transporter asam amino yang berinteraksi dengan ACE2, reseptor utama yang digunakan SARS-Cov-2 untuk masuk ke sel manusia. Kendati demikian penelitian ini belum melalui penelitian mendalam untuk memastikan hasilnya dapat menjadi acuan ke depan.