Harga Mobil Bekas Disebut Turun Rp30 Juta Imbas Corona

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 26/06/2020 14:45 WIB
Pedagang mobil bekas Harga mobil bekas turun Rp20 juta sampai Rp30 juta. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga mobil bekas turut terkena dampak pandemi Covid-19. Hal tersebut dirasakan pedagang mobil bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta.

Senior Manager bursa mobil bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan harga mobil bekas terkoreksi sekitar Rp20 juta sampai Rp30 juta. Namun penurunan harga kembali lagi tergantung kondisi kendaraan.

"Ya bisa turun segitu [Rp20 juta-Rp30 juta] contoh mobil Avanza, itu dari harga bekas normal. Tapi ini tergantung dengan kondisi juga ya," kata Herjanto beberapa waktu lalu.


Sejak pertengahan Maret 2020, pemerintah telah mengimbau perusahaan untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home). Selain itu, beberapa pemerintah daerah juga menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurut Herjanto imbasnya menurunkan minat beli konsumen terhadap mobil bekas. Selain itu pandemi juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Sebab sejumlah perusahaan yang tidak beroperasi normal, melakukan PHK pada sejumlah pekerja imbas pandemi Covid-19. Tak sedikit masyarakat menjual mobilnya dengan harga terjangkau.

Dijelaskan Herjanto kondisi ini memunculkan istilah baru, yaitu "harga covid". Istilah itu sebab pedagang membeli stok mobil dengan banderol lebih murah dari pemilik mobil pada masa pandemi.

"Ya biasanya banyak orang BU (butuh uang) saat pandemi terus dibeli. Sama pedagang kemudian dijual lagi tentu tidak terlalu mahal. Ambil margin tipis saja," ucap Herjanto.

"Jadi mereka beli saat corona awal-awal dan lagi murah-murahnya.'

Herjanto memprediksi penjualan mobil bekas dengan harga lebih terjangkau hingga akhir tahun ini.

Pemilik Madina Mora Motor, dealer mobil bekas, Husen Lubis juga mengakui harga kendaraan bekas belum maksimal meski kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilonggarkan. Memasuki masa transmisi, harga mobil bekas tak kunjung stabil.

"Jadi memang sekarang ini orang jual dengan istilah harga corona. Harga memang lebih murah 20-30 persen. Tapi mudah-mudahan sudah naik lagi walau cuma sekitar 10 persen saja," ungkapnya.

Harga Avanza Bekas

Harga mobil bekas diharapkan kembali ke titik awal seiring dengan meningkatkan daya beli konsumen pasca pelonggaran PSBB.

Senior Manager bursa mobil bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan sejak pelonggaran PSBB muncul 'mobil primadona' yang menjadi incaran masyarakat dengan konfigurasi tiga baris bermuatan tujuh penumpang.

"Dan yang laku dicari orang sekarang mobil tujuh penumpang saja," ucap Herjanto.

Mobil tujuh penumpang ini antaranya kelas Low Multi Purpose Vehicle (MPV) yakni Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, hingga Wuling Confero.

Selain itu Toyota Rush dan Daihatsu Terios bekas juga banyak diburu konsumen. Sedangkan medium Sport Utility Vehicle (SUV) seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner generasi pertama mulai dibidik pembeli. Mobil-mobil bekas yang laku di pasaran dengan kisaran harga Rp100an juta ke atas

"Nah itu naik daun sekarang, mobil Jepang dan China," ucap dia.

Khawatir tertular masyarakat gunakan mobil pribadi

Herjanto berharap industri mobil bekas kembali membaik. Kesempatan itu melihat ada kekhawatiran masyarakat menggunakan transportasi umum dan sebaliknya membeli mobil pribadi dengan harga terjangkau.

"Ya yang tadinya naik kendaraan umum atau taksi online pada beli mobil sendiri akhirnya. Yang tadinya naik ojol [ojek online], beli motor sendiri. Kalau grafik kenaikan belum terlalu terlihat," tutup Herjanto.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]