Cara Membuat LinkedIn dan Manfaatnya untuk Kembangkan Karier

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 10:31 WIB
linkedin Perlakukan LinkedIn layaknya CV karena situs ini memfasilitasi para calon pekerja menemukan perusahaan yang membuka lowongan. Berikut cara membuat LinkedIn. (Foto: istockphoto./franckreporter)
Jakarta, CNN Indonesia --

LinkedIn tak hanya diperuntukkan bagi para profesional dan pebisnis agar lebih produktif dan memperluas network, namun juga dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan.

Melalui fitur di dalamnya, LinkedIn memudahkan para calon pekerja menemukan berbagai perusahaan yang sedang membuka lowongan.

Bagi Anda yang tengah mencari pekerjaan atau ingin mengembangkan karier profesional dan bisnis, tentu tak ada salahnya memanfaatkan situs jejaring sosial LinkedIn.



Apa Itu LinkedIn?

Mengutip situs resmi, LinkedIn adalah sebuah situs jejaring sosial yang dirancang khusus untuk kepentingan bisnis dan karier profesional.

Namun cara kerjanya tak seperti media sosial pada umumnya yang bebas 'berkawan' dengan siapa saja, LinkedIn menjadi strategi untuk membangun hubungan atau relasi strategis yang berkualitas.

Dari sisi profil akun pun, LinkedIn dikonstruksi seprofesional mungkin.

Tidak akan ada orang mem-posting gambar atau foto sedang berlibur, meme lucu, atau memasang status berisi keluh kesah masalah pribadi dan percintaan, karena memang situs ini ditujukan untuk para profesional, sehingga semua diarahkan semata untuk karier dan bisnis.

Close-up image of employer reading cv of job candidatePerlakukan profil LinkedIn-mu seperti CV karena situs jejaring sosial ini dikhususkan untuk kepentingan bisnis dan karier profesional (Foto: Istock/DragonImages)

Cara Membuat Akun LinkedIn

Kendati terkesan 'serius' ketimbang media sosial lainnya, mempelajari cara menggunakan LinkedIn tidak sesulit yang dibayangkan. Bagi para pencari kerja, sebelum bebas berselancar sepuasnya mencari pekerjaan yang diinginkan, tentu harus memiliki akun LinkedIn terlebih dahulu.

Masuk dan registrasi ke dalam LinkedIn gratis, tapi Anda bisa upgrade ke layanan berbayar (paid subscriptions) premium. Tapi layanan gratisnya saja sudah cukup bagi pencari kerja atau karyawan biasa untuk mengembangkan jejaring profesionalnya.

Berikut cara membuat akun LinkedIn:

1. Masuk ke laman atau aplikasi LinkedIn

2. Arahkan ke bagian LinkedIn Sign Up Page (Halaman Pendaftaran LinkedIn)

3. Masukkan data diri, mulai dari:

- Nama depan

- Nama belakang

- Alamat e-mail yang bisa dihubungi

- Kata sandi, berfungsi untuk pengaman bila hendak mengaksesnya kembali

- Setelah itu akan muncul pop-up terms and conditions atau syarat dan ketentuan. Ada baiknya baca itu terlebih dahulu secara utuh dan lengkap agar di kemudian hari tidak menyesal sebab sudah memberikan akun pribadi ke LinkedIn.

Catatan: Dalam laman resminya LinkedIn menyarankan untuk menggunakan nama atau perusahaan asli. Nama samaran, nama gaul, atau nama kecil tidak diizinkan.

Setelah memiliki akun, isi semua data diri, mulai dari experience (pengalaman) bekerja, education (pendidikan), skill & endorsement (keahlian) agar memudahkan perusahaan mengetahui kepribadian sang pendaftarnya.

Di era teknologi saat ini, tidak jarang perusahaan juga akan mencari tahu seluk beluk calon pekerjanya dengan profiling akun LinkedIn si pelamar.

Oleh karena itu, adalah hal baik jika akun LinkedIn yang dimiliki tertata rapi juga 'bersih'--alias bebas dari konten negatif. Sebagai catatan jika punya karya baik tulisan, video, atau lainnya sangat direkomendasikan untuk memublikasikannya di dinding (wall) LinkedIn.

Ini seperti Facebook, hanya saja lebih seperti personal branding atau promosi diri secara profesional.


Menggunakan Fitur LinkedIn

Bagi yang belum pernah menggunakan atau memiliki akunnya, belum familiar dengan istilah-istilah yang ada adalah hal wajar. Berikut CNNIndonesia.com rangkum istilah dasar untuk memudahkan menggunakan fitur dalam LinkedIn.

1. Akun

Akun adalah pengaturan yang disediakan untuk seseorang oleh perusahaan penyedia jasa internet sehingga mendapatkan fasilitas internet, misalnya mengirim dan menerima unggahan digital.

2. Who Viewed Your Profile

Fitur ini untuk mengetahui siapa saja yang pernah berkunjung ke akun pengguna. Sayangnya fitur ini terbatas. Tidak semua orang yang mengunjungi profil bisa diketahui. Untuk membuka fiturnya secara utuh, LinkedIn menyediakan format akun yang berbayar versi premium.

Ilustrasi smartphoneFitur LinkedIn dapat memberitahu siapa saja yang berkunjung ke profilmu (Foto: YashilG/Pixabay)

3. My Network

Fitur ini menampilkan orang-orang yang telah terhubung dengan akun Anda. Semacam fitur 'add friends' pada akun Facebook. Anda bisa menambahkan atau ditambahkan oleh orang lain.

4. Jobs

Fitur ini tersedia untuk mencari pekerjaan. Ketika memilih menu ini, selanjutnya akan diarahkan Search for your job. Tersedia dua tools, yang pertama search by title, skill, or company (cari berdasarkan judul, keahlian, atau perusahaan). Di situ pengguna dapat memasukkan salah satu keyword antara judul, keahlian, atau perusahaan.

Kedua, ialah tool yang yang berisi city, state, or zip code (kota, wilayah, kode pos). Bagian ini bisa diisi di daerah atau lokasi mana pengguna hendak bekerja. Setelah memasukkan semuanya, tekan search dan pekerjaan yang telah ditentukan akan tersedia.

Jika tidak ada hasil, mungkin saja pencarian kurang spesifik, salah input, atau memang tidak ada pekerjaan di kota yang dituju atau perusahaan tidak memasang iklan di LinkedIn.

Manfaat LinkedIn

Personal Career Coach Sarah Rycraft menjabarkan tujuh manfaat bergabung dengan LinkedIn, yakni:

1. Meningkatkan potensi profil Anda dilirik HRD

Sebagian besar perusahaan menggunakan LinkedIn untuk mencari tahu lebih dalam mengenai pelamar. Karena alasan inilah, perlakukan profil LinkedIn seperti CV. Profil LinkedIn yang baik dapat membantu meningkatkan harga jual Anda sebagai kandidat.

Portrait of young Indian female client or candidate sitting at table, talking to senior male manager and smiling in office. Job interview or consultancy conceptProfil LinkedIn yang baik dapat mendongkrak kesan profesional Anda di mata perekrut (Foto: Istockphoto/MangoStar_Studio)

2. Menunjukkan keahlian dan kredibilitas

Profil LinkedIn meningkatkan membangun kepercayaan perusahaan karena terdapat rekomendasi dan koneksi yang menjadikannya nilai tambah.

3. Dapat digunakan untuk mencari tahu seluk beluk perusahaan

Melalui akun LinkedIn, Anda dapat meneliti perusahaan, bahkan pewawancara, perekrut, dan karyawan di sana. Ini penting diketahui sebelum Anda mengirimkan lamaran maupun menjalankan wawancara.

4. Memiliki dashboard lowongan pekerjaan yang baik

Lowongan baru yang ada di situs LinkedIn mungkin saja tidak dipasang di dashboard tradisional lainnya. Anda juga bisa langsung melamar pekerjaan menggunakan LinkedIn, menyimpan pencarian pekerjaan, serta memberi tanda kepada perekrut bahwa Anda tengah membuka peluang untuk mencari pekerjaan baru.

5. Meningkatkan bukti keterampilan

Fitur ini memungkinkan orang lain merekomendasikan keterampilan dan pekerjaan Anda sebelumnya. Dengan dukungan tersebut, memperkuat kredibilitas Anda terhadap perekrut atau perusahaan pemberi kerja.

6. Mengikuti dan menilik tempat kerja impian

LinkedIn memungkinkan Anda mengikuti perusahaan dan orang-orang yang bekerja di sana. Dengan begitu, bisa mengikuti perkembangan keduanya sehingga memudahkan Anda untuk menargetkan bekerja di sana.

7. Tergabung dalam komunitas

Komunitas dapat menjadi sarana untuk bertemu dengan orang yang memiliki karier sama, minat profesi yang sama, atau bekerja dalam industri yang sama. Dengan masuk di komunitas, tentu akan memberikan banyak diskusi dan insight topik terkait yang bisa meningkatkan pengetahuanmu.

Itulah cara membuat dan memanfaatkan LinkedIn untuk pengembangan karier. LinkedIn tak hanya memungkinkan Anda terlibat dalam forum dan bergabung dengan komunitas, tapi juga memudahkan Anda mencari kerja secara gratis. Selamat mencoba!

(ndn/fef)

[Gambas:Video CNN]