Cara Memanfaatkan Fitur Kutipan pada Google Scholar

Tim & ndn, CNN Indonesia | Senin, 06/07/2020 16:16 WIB
Top view mockup image of a man's hand holding white mobile phone with blank desktop screen on thigh while sitting in cafe Fitur Kutipan (Citation) pada Google Scholar dapat digunakan untuk melacak siapa saja yang mengutip Anda dan melihat tren publikasi yang dibuat. (Foto: iStockphoto/Farknot_Architect)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perpustakaan online Google Scholar adalah cara untuk mendapatkan beragam referensi ilmiah, mulai dari buku hingga jurnal dengan lebih cepat. Fitur kutipan yang berada pada Google Scholar memudahkan penulis untuk melacak kutipan yang digunakan atau dikutip orang lain pada artikel mereka.

Selain itu, fitur ini juga dapat melacak siapa saja yang mengutip publikasi Anda. Kemudian melihat grafik kutipan dari waktu ke waktu, dan menghitung seberapa besar pengaruh kutipan Anda digunakan orang.

Profil pengguna juga bisa di-setting menjadi publik, artinya ketika nama Anda dicari, maka akan muncul dalam hasil pencarian Google Scholar. Fitur kutipan Google Scholar ini mudah diatur dan cukup cepat pengoperasiannya.



Cara Mendapat Fitur Kutipan pada Google Scholar

Semakin banyak dan sering nama (author) dikutip dalam sebuah karya, menjadikan kredibilitas keilmuan si penulis meningkat. Untuk bisa melakukan hal serupa, terdapat cara yang untuk mendapatkan kutipan pada Google Scholar, sebagai berikut.

Ilustrasi google scholarGunakan akun Google dan isi data diri dan tambahkan artikel. Jika sudah, nama Anda akan muncul di Google Scholar ketika orang menelusurinya.(Foto: iStockphoto/hocus-focus)

1. Buat akun Google atau jika sudah memilikinya tinggal masuk menggunakan akun tersebut. Sebaiknya akun pribadi bukan akun perusahaan atau organisasi. Tujuannya untuk jangka panjang agar Anda dapat mempertahankan profil selama yang diinginkan.

2. Setelah masuk ke akun Google, masuk ke laman "profil". Di situ Anda akan diminta untuk mengisi data diri: nama lengkap, afiliasi, alamat e-mail, spesialisasi isu, hingga alamat website

3. Pada laman berikutnya, Anda akan melihat sekumpulan artikel yang ditulis oleh orang dengan nama yang mirip dengan nama Anda. Klik "Tambahkan Semua Artikel" di samping setiap grup artikel milik Anda untuk menambahkan artikel tertentu dari grup tersebut

4. Setelah selesai menambahkan artikel, Anda akan mendapat pertanyaan "apa yang akan dilakukan jiika data artikel berubah di Google Scholar?". Anda dapat meminta pembaruan pada profil secara otomatis atau memilih untuk meninjaunya lebih dulu

5. Setelah itu, Anda akan mendapatkan dan melihat profil yang telah berhasil dibuat. Selanjutnya unggah foto, kunjungi kotak masuk email universitas, dan klik tautan verifikasi.

6. Periksa kembali daftar artikel. Apabila sudah cukup, publikasikan profil. Sekarang nama Anda layak untuk muncul di Google Scholar ketika seseorang menelusurinya.


Mencari Kutipan ke Artikel pada Fitur Google Scholar

Anda dapat melihat daftar kutipan ke salah satu artikel dengan cara klik nomor pada bagian "Dikutip oleh" untuk artikel tersebut.

Using blank white screen laptopSeringkali jumlah kutipan dalam sebuah artikel ditemukan terlalu sedikit. Padahal ada banyak artikel yang mengutipnya dan tidak dicantumkan di daftar kutipan. (Foto: iStockphoto/guvendemir)

Selanjutnya, bila hendak melihat grafik kutipan pada salah satu artikel tinggal klik pada judul artikel yang dimaksud.

Masalah yang umum terjadi adalah jumlah kutipan dalam sebuah artikel ditemukan terlalu sedikit. Padahal ada banyak artikel yang mengutipnya dan tidak dicantumkan di daftar kutipan.

Untuk memperbaikinya, Anda dapat mengubah artikel di profil. Tetapi kutipannya dihitung dan diperbarui secara otomatis. Pihak Google Scholar akan melakukannya saat terdapat pembaharuan.

Google Scholar biasanya mencerminkan keadaan web secara real-time. Jika ada kutipan dalam artikel Anda tidak disertakan pada artikel orang lain, kemungkinan artikel yang mengutip itu tidak dapat diakses oleh robot penelusuran Google Scholar.

Atau memang sengaja diformat agar algoritma pengindeksan Google Scholar sulit mengidentifikasi data bibliografi atau referensinya.

Untuk memperbaikinya, cobalah identifikasi artikel yang mengutip spesifik dengan masalah pengindeksan dan berkoordinasi dengan penerbit artikel untuk membuat perubahan yang diperlukan.

Bagi sebagian besar penerbit, biasanya diperlukan waktu 6-9 bulan untuk mengalami perubahan yang signifikan. Akan tetapi untuk penerbit yang sangat besar fitur Google Scholar, tentu bisa memakan waktu lebih lama.

Itulah fitur kutipan pada Google Scholar. Selain dapat digunakan untuk menelusuri siapa saja yang mengutip hasil publikasi Anda, Google Scholar juga dapat mempermudah pekerjaan Anda dalam memperbarui artikel secara otomatis maupun manual kapan saja. 

(fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK