Spesifikasi Pesawat Osprey yang Dijual AS ke Indonesia

CNN Indonesia | Selasa, 07/07/2020 20:09 WIB
An MV-22 Osprey aircraft flies at the Marine Corps Air Station Futenma in Ginowan, Okinawa prefecture, on December 19, 2016. - The US Marines on December 19 resumed flights of their controversial Osprey aircraft in Japan, less than a week after a crash off the southern island of Okinawa sparked local protests. (Photo by STR / JIJI PRESS / AFP) / Japan OUT Foto: AFP/STR
Jakarta, CNN Indonesia --

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat setuju menjual pesawat angkut militer jenis MV-22 Block C Osprey buatan Boeing ke Indonesia.

Kementerian Pertahanan berencana akan membeli delapan pesawat tiltrotor dari Amerika Serikat, seperti dilansir dari situs Defense Security Cooperation Agency (DSCA).

Kementerian Pertahanan dikabarkan akan membeli delapan pesawat MV-22 Block C Osprey. Selain delapan pesawat, Indonesia juga membeli sejumlah alat  utama sistem persenjataan (alutsista) senilai US$2 miliar atau sekitar Rp28 triliun.


MV-22 Osprey adalah pesawat tempur dengan menggunakan teknologi tilrotor yang menggabungkan performa vertikal selayaknya helicopter dengan kecepatan dan radius misi seperti pesawat fixed-wing.

Pesawat yang diproduksi oleh manufaktur Boeing dan Bell Textron ini memiliki kemampuan vertical takeoff and landing (VTOL), dan short takeoff and landing (STOL).

Di Amerika Serikat, MV-22 Osprey merupakan pendukung korps Marinir. Pesawat ditugaskan untuk menggantikan helikopter CH-46 Sea Knight sejak 2007.

Dilansir dari Millitary, Osprey merupakan pesawat yang unik karena menggunakan dua mesin yang berada di ujung fixed wing. Fixed wing ditempatkan di nasel yang berputar. 

Nasel bisa dimiringkan ke depan sehingga memiliki konfigurasi penerbangan yang mirip dengan pesawat fixed-wing.

Dilansir dari Boeing, teknologi ini memungkinkan MV-22 mendarat dan lepas landas secara vertikal, tetapi mencapai penerbangan yang jauh lebih cepat dari helikopter biasa. Pesawat mampu mengangkut 24 orang dengan kecepatan dua kali lebih cepat dan lima kali lebih jauh dari helikopter biasa.

Pesawat memiliki kecepatan maksimal 500 km per jam. Pesawat juga memiliki radius misi sebesar 428 nautical mile (nm) atau sekitar 792 kilometer.

MV-22 Osprey memiliki panjang 17 meter, lebar 25,78 meter dan tinggi 6,73 meter. Pesawat memiliki berat sekitar 23,8 ribu kilogram.

SpesifikasiMV-22 Osprey
PropulsionTwo Rolls-Royce AE1107C, 6,150 shp (4,586 kW) each
LengthFuselage: 57.3 ft. (17.48.20 m); Stowed: 63.0 ft. (19.20 m)
WidthRotors turning: 84.6 ft. (25.78 m); Stowed: 18.4 ft. (5.61 m)
HeightNacelles vertical: 22.1 ft. (6.73 m); Stabilizer: 17.9 ft. (5.46 m)
Rotor Diameter38.1 ft (11.6 m)
Vertical Takeoff Max Gross Weight52,600 lbs. (23,859 kg)
Max Cruise Speed270 kts (500 km/h) SL
Mission Radius428 nm - MV-22 Blk C with 24 troops, ramp mounted weapon system, SL STD, 20 min loiter time

(jnp/eks)

[Gambas:Video CNN]