Toyota Recall Ribuan Mobil Hybrid, Indonesia Masih 'Abu-abu'

CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 14:52 WIB
Menurut Toyota Astra Motor pihaknya sedang mengkonfirmasi tentang keterlibatan mobil di Indonesia kepada prinsipal. Toyota Corolla Altis Hybrid. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Toyota Indonesia belum mendapat kepastian tentang keterlibatan mobil di dalam negeri terkait recall model hybrid, Prius dan Corolla, yang sudah diumumkan untuk pasar Australia.

Recall Prius dan Corolla itu disebabkan cacat perangkat lunak yang membuat mobil bisa kehilangan tenaga. Sistem hybrid pada kedua model tersebut disebut Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) dapat sepenuhnya mati karena kegagalan komponen.

Model yang terdampak masalah itu yakni 847 unit Toyota Prius produksi 2014-2015 dan 5.118 unit Corolla Hybrid produksi 2015 hingga 2018.


"Saat ini belum ada informasi [recall] dari prinsipal," kata Direktur Marketing Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi melalui pesan singkat, Senin (10/8).

Prius dan Corolla Hybrid juga dijual di Tanah Air, keduanya diimpor secara utuh dari Thailand. Selain sedan Corolla Hybrid, TAM juga mengimpor model baru yang meluncur 6 Agustus, Corolla Cross Hybrid, dari Negeri Gajah Putih.

Menurut Anton pihaknya masih mendalami informasi tersebut ke prinsipalnya di Jepang terkait kemungkinan recall juga berlaku pada unit di Indonesia.

"Mungkin unit yang terlibat berbeda [dari Indonesia]. Tapi sekarang sedang dikonfirmasi lebih lanjut," kata Anton.

Laporan Car Advice menyebutkan ada kesalahan perangkat lunak yang bisa membuat hilangnya daya hingga seolah-olah kendaraan dalam posisi gigi netral. Meski begitu sistem kemudi dan pengereman tetap bekerja normal.

Masalah kerusakan ini menyerupai recall Prius sebelumnya yang diumumkan Toyota untuk banyak unit di seluruh dunia. Mengutip Carcoops, Toyota pernah menarik 752 ribu unit Prius produksi 2013-2015 dan Prius v hybrid produksi 2014-2017.

TAM sendiri baru saja melakukan recall atas komponen yang berbeda, yakni atas kerusakan pompa bahan bakar atau fuel pump pada model-model konvensional. Perusahaan meminta konsumen yang mobilnya terlibat segera melakukan perbaikan ke bengkel resmi Toyota terdekat.

Dalam keterangan tertulis TAM, model yang terlibat recall pompa bahan bakar di antaranya Alphard produksi 2017-2018, Corolla produksi 2018, FJ Cruiser produksi 2013-2014, serta Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux produksi 2017-2019.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]